Free

Dugaan-Dugaan di Balik Meledaknya Kapal Wisata Titanic

Penemuan puing-puing di dasar laut memperkuat asumsi bahwa kapal selam wisata Titanic meledak. Namun, masih terdapat tiga dugaan yang perlu dipecahkan.

Jaffry Prabu Prakoso

24 Jun 2023 - 11.09
A-
A+
Dugaan-Dugaan di Balik Meledaknya Kapal Wisata Titanic

Kapal Wisata Titanic OceanGate/Dok. Tangkapan Layar Laman Instagram

Bisnis, JAKARTA – US Coast Guard mengonfirmasi seluruh penumpang dalam kapal selam wisata Titanic telah tewas.

Pencarian dilakukan selama empat hari oleh upaya penyelamatan internasional yang dipimpin oleh otoritas Kanada. AS menemukan puing-puing itu berserakan dan berjarak 656 kaki atau sekitar 200 meter dari bangkai kapal Titanic 

Sebelumnya pada Minggu (18/6/2023) pagi pukul 09:45 EDT (13:45 GMT), kapal pendukung kehilangan kontak dengan kapal selam Titan yang dibuat khusus. 


Kapal selam wisata Titanic hilang Samudra Atlantik Utara pada hari Minggu (18/6/2023)./Facebook


Kehilangan kontak tersebut terjadi sekitar 1 jam 45 menit setelah kapal selam turun ke kedalaman 2,5 jam menuju bangkai kapal Titanic. 

Bangkai kapal Titanic sendiri terletak sekitar 12.500 kaki (3.800 meter) di bawah permukaan laut dan sekitar 900 mil (1.500 kilometer) timur Cape Cod.

Laksamana Muda John Mauger dari Penjaga Pantai AS, yang memimpin pencarian kapal selam Titan, menyatakan puing-puing yang ditemukan konsisten dengan hilangnya ruang tekanan secara dahsyat. 

Baca juga:Belanda Akhirnya Akui Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, Bukan 1949

Dilansir dari bisnis.com yang mengutip Livescience, terdapat tiga dugaan di balik meledaknya Kapal Selam Wisata Titanic. Berikut adalah ulasannya:

Penumpang Tewas Secara Instan

Mantan dokter Angkatan Laut AS Dale Mole memberikan pandangannya soal kematian yang terlihat tragis situ

“Dalam kasus ledakan seperti itu, kematian akan terjadi secara instan dan mungkin lebih cepat dibandingkan dengan terjebak di dalam ruang yang sempit dengan pasokan oksigen yang perlahan habis,” ujarnya. 

Kapal Selam Titan Tidak Taat Regulasi

Titan sendiri adalah kapal selam eksperimental dengan desain yang tidak diklasifikasikan. Artinya adalah proses pembuatan tidak memperoleh persetujuan regulasi dari lembaga klasifikasi kapal. 

Kapal selam ini dikendalikan menggunakan pengontrol permainan Logitech dan terbuat dari titanium dan serat karbon yang dililit filamen. 

Baca juga: Armada Sudah Tua, RI Beli 12 Jet Tempur Bekas Qatar

Desain kapal selam ini tidak memungkinkan awak di dalamnya untuk membuka pintu dari dalam, sehingga tim di permukaan harus membuka segel palka kapal selam untuk mengeluarkan awak.

Desain Kapal jadi Penyebab Utama Ledakan

Meski belum ada indikasi konkret mengenai apa yang mungkin salah dengan kapal selam tersebut, sejumlah teori atas insiden ini mulai muncul ke permukaan. 

Beberapa skenario yang dipertimbangkan meliputi kegagalan daya, kesalahan listrik, kondisi cuaca buruk, kapal selam tersangkut di reruntuhan Titanic, atau seperti yang dikonfirmasi oleh penemuan puing-puing sekarang, yaitu ledakan dahsyat pada lambung kapal selam.

Walau tidak jelas bagaimana dan kapan ledakan terjadi pada kapal selam Titan, desain khusus dari kapal selam tersebut memberikan banyak kemungkinan skenario. 

Sejumlah ilmuwan berpendapat bahwa kapal selam Titan kemungkinan besar meledak karena adanya kesalahan pada serat karbon dan lambung titaniumnya. 

Serat karbon dan lambung titanium adalah bagian penting dari struktur kapal selam, dan jika terjadi kesalahan atau kerusakan pada material tersebut, dapat menyebabkan kegagalan yang serius.

Selain itu, ada juga pendapat lain yang mengatakan bahwa kegagalan kapal selam Titan dapat disebabkan oleh masalah pada sudut pandang atau layar kaca yang digunakan. 

Layar kaca tersebut hanya bersertifikat aman untuk kedalaman tertentu, yaitu 4.265 kaki (1.300 meter), sedangkan Titanic terletak jauh lebih dalam, sekitar 12.500 kaki di bawah permukaan laut.

Kedua faktor ini, yaitu kerusakan pada serat karbon dan lambung titanium serta keterbatasan layar kaca dalam menghadapi tekanan di kedalaman yang sangat dalam, dianggap sebagai kemungkinan penyebab ledakan yang terjadi pada kapal selam Titan. (Arlina Laras)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.