EDITORIAL : Industri CPO Menanti Berkah

Kini dengan kebijakan pemerintah mengubah ketentuan tersebut menjadi 1:6 membuat volume ekspor pun berkurang. Eksportir pun meradang. Namun, satu sisi lainnya, kebijakan tersebut diharapkan memberi kepastian bagi ketersediaan minyak goreng di pasar domestik.

Redaksi
Jan 26, 2023 - 12:37 AM
A-
A+
EDITORIAL : Industri CPO Menanti Berkah

Pekerja menata kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor. BisnisArief Hermawan

Kontribusi industri minyak kelapa sawit masih menjadi andalan untuk menopang ekonomi nasional berputar lebih cepat. Namun, pada 2023 ini, minyak sawit Indonesia menghadapi tantangan yang tidak mudah seiring dengan berbagai sentimen negatif baik dari dalam maupun luar negeri.

Sejumlah tantangan tersebut di antaranya larangan ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ke Eropa, pemangkasan rasio volume ekspor CPO dari sebelumnya 1:8 menjadi 1:6, dan kebijakan pemerintah menaikkan porsi CPO biodiesel menjadi 35% (B35).

Selain itu, industri minyak sawit nasional dihadapkan pada meningkatnya harga pupuk sehingga meningkatkan biaya produksi. Itu semua memberikan dampak berantai bagi industri minyak nabati baik domestik maupun internasional.

Sejak 1 Januari 2023, pemerintah memang telah menerapkan aturan pembatasan kuota ekspor CPO. Bagi Kementerian Perdagangan, regulasi ini ditetapkan untuk memastikan pasokan CPO domestik tetap aman di tengah tingginya permintaan minyak sawit global.

Editor: Rayful Mudassir
company-logo

Lanjutkan Membaca

EDITORIAL : Industri CPO Menanti Berkah

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ