EDITORIAL : Mengawal Laju Industri Otomotif

Geliat perekonomian Indonesia terus memperlihatkan harapan kebangkitan berasal dari mulai pulihnya penjualan kendaraan roda empat.

Redaksi

13 Jan 2023 - 07.50
A-
A+
EDITORIAL : Mengawal Laju Industri Otomotif

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjajal mobil listrik KIA EV6 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Kamis (11/8/2022) (Bisnis/Khadijah Shahnaz)

Geliat perekonomian Indonesia terus memperlihatkan harapan kebangkitan seiring dengan perbaikan sejumlah indikator yang kali ini berasal dari mulai pulihnya penjualan kendaraan roda empat.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kamis (12/1), menunjukkan penjualan kendaraan roda empat sepanjang 2022 mencapai 1,013 juta unit atau tumbuh 17,4% dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut kian mendekati kondisi prapandemi sebanyak 1,1 juta unit pada 2019, sekaligus menepis angka pesimistis sebelumnya yang diperkirakan sebesar 900.000 unit. Menurut data Gaikindo, total penjualan ritel tahun lalu itu melonjak 150.224 unit dibandingkan 863.358 unit pada periode 2021. Adapun dari sisi wholesales, penjualan mobil ikut memperlihatkan pertumbuhan.

Selain akibat dari mulai pulihnya aktivitas masyarakat, efektivitas insentif perpajakan juga diyakini menjadi katalis moncer­nya kinerja penjualan. Insentif yang digelontorkan pemerintah tersebut berhasil membangun gairah pasar dan mendorong tingginya permintaan. Insentif PPnBM itu tak hanya memberi benefit kepada industri otomotif tetapi juga industri penunjang lain seperti baja, komponen, ban, hingga pembiayaan.

Di samping itu, peningkatan penjualan juga dirasakan untuk mobil listrik dan hybrid yang mengalami sengatan elektrifikasi permintaan pada tahun lalu. Penjualan mobil listrik Januari—November sebesar 7.923 unit dan perkiraan sepanjang 2022 bisa mencapai 8.500 unit. Data Gaikindo untuk electric vehicle yang terjual tahun lalu hanya 687 unit.

Suksesnya acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali yang mengangkat kendaraan listrik sebagai salah satu tema ikut mendorong penjualan.

Selain itu, berbagai regulasi yang dirilis seakan mampu menjadi penegas komitmen pemerintah dalam mendorong pengembangan industri mobil listrik di dalam negeri.

Harian ini menilai sinyal pulihnya penjualan kendaraan roda empat sebagai angin segar bagi pemerintah untuk terus mendorong kinerja para pelaku industri otomotif termasuk industri pendukungnya, seperti baja, komponen, ban, hingga pembiayaan.

Kinclongnya pencapaian 2022 dapat menjadi batu pijakan kuat untuk tetap mengambil sikap optimistis di tengah risiko resesi global yang dapat menekan pertumbuhan. Sebagai gambaran, sejak 2013 hingga 2019 total penjualan mobil domestik mencapai rata-rata 1,1 juta unit per tahun. Alhasil, bila Tanah Air mampu menghindari risiko resesi, menjinakkan imbas negatif suku bunga tinggi dan meredam laju inflasi, bukan tidak mungkin angka normal penjualan dapat dicapai bahkan terlampaui.

Kendati begitu, prospek bisnis 2023 yang tetap bersinar ini harus dibarengi dengan upaya sungguh-sungguh untuk dapat memenuhi suplai sesuai dengan minat masyarakat. Masih banyak tantangan yang harus direspons pemerintah, salah satunya dari kendala kelangkaan semikonduktor (cip) global. Bila dibiarkan tanpa solusi jangka menengah dan panjang, isu kelangkaan semikonduktor ini akan senantiasa memengaruhi lamanya pelanggan untuk bisa mendapatkan mobil.

Begitu pula dengan euforia kenaikan penjualan mobil listrik semestinya dapat dijadikan peluang untuk mempercepat penggunaan sekaligus pembentukan ekosistem mobil listrik di Tanah Air. Tingginya animo masyarakat menjadi indikator dimulainya percepatan penyedia­an alternatif transportasi ramah lingkungan.

Untuk itu, pemerintah diharapkan bisa menjabarkan peta jalan industri secara lebih detail termasuk penyiapan insentif kendaraan berbasis listrik dan hybrid, baik motor maupun mobil, agar tidak kehilangan momentum karena ke depan bukan tidak mungkin Indonesia berpeluang menjadi pemain utama industri kendaraan listrik dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.