Ekonomi Singapura 2023, Merlion Berpotensi Tak Mengaum Keras

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang hanya mencapai 4,1 persen di kuartal III/2022, Singapura diperkirakan akan mengalami perlambatan pertumbuhan di tahun depan.

Saeno
Nov 23, 2022 - 10:28 AM
A-
A+
Ekonomi Singapura 2023, Merlion Berpotensi Tak Mengaum Keras

Ilustrasi- Patung Merlion Singapura. MTI memprediksi pertumbuhan negeri itu pada tahun depan nyaris stagran./visitsingapore.com-Andrew Tan

Bisnis, JAKARTA –  Singapura yang dikenal dengan maskot Merlion-nya harus bersiap menghadapi pertumbuhan ekonomi yang nyaris stagnan. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang hanya mencapai 4,1 persen di kuartal III/2022, Singapura diperkirakan akan mengalami perlambatan pertumbuhan di tahun depan. 

Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) memperkirakan pertumbuhan PDB akan melambat antara 0,5 persen dan 2,5 persen pada 2023.

Meski Singapura masih jauh dari kemungkinan resesi, seorang pejabat MTI menyebutkan tentang risiko penurunan pertumbuhan yang mengadang di depan.. 

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi tahunan (year on year/yoy) kuartal III/2022 yang mencapai 4,1 persen pada kuartal III/2022 tercatat lebih rendah dibandingkan kuartal II/2022 yang mencapai 4,5 persen. Pertumbuhan tersebut lebih lambat dibandingkan proyeksi analis dalam survei Bloomberg sebesar 4,3 persen. 

Editor: Saeno
company-logo

Lanjutkan Membaca

Ekonomi Singapura 2023, Merlion Berpotensi Tak Mengaum Keras

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ