Ekspansi Masif Purinusa Group Garap 4 Proyek Perumahan Baru 2024

Purinusa Group menargetkan dapat meraup total revenue dari proyek baru maupun ready stock hunian eksisting di sepanjang 2024 mencapai Rp300 miliar hingga Rp350 miliar. Hunian yang dimiliki Purinusa Group berkisar Rp600 juta hingga mencapai Rp2 miliar.

Yanita Petriella

28 Des 2023 - 15.20
A-
A+
Ekspansi Masif Purinusa Group Garap 4 Proyek Perumahan Baru 2024

Hunian besutan Purinusa Group

Bisnis, JAKARTA – Tahun pemilu 2024 tak menyurutkan pengembang PT Purinusa Jayakusuma (Purinusa Group) untuk ekspansi membangun hunian baru. 

Untuk diketahui, selama 30 tahun berdiri, Purinusa Group memiliki 11 proyek lokasi yang berada di Jabodetabek antara lain Monte Vista & Nuansa Asri Laladon di Bogor, Purinusa Asri Serua di Depok, Binong 1 Residence Karawaci di Tangerang, Puri Permai 1 hingga 5 di Tigaraksa Tangerang, dan Aryana Karawaci di Tangerang. 

Hingga saat ini, Purinusa memiliki 20.000 unit rumah dimana 95% telah dihuni. 

Di tahun 2024, Purinusa Group akan membangun 4 proyek hunian baru yang berada di koridor barat Jakarta, yakni Purinusa Kembangan seluas 6.000 meter persegi, Meiserpong Karawaci seluas 78.000 meter persegi, klaster Viona di Karawaci seluas 12.000 meter persegi, dan klaster Safira seluas 37.000 meter persegi yang merupakan bagian dari Aryana Karawaci. 

Managing Director Purinusa Group Christine Rai Santoso meyakini prospek positif sektor properti di tahun depan. Menurutnya, meskipun investor masih bersikap wait and see dalam mengambil keputusan, maka sejumlah segmen properti diproyeksikan akan tetap tumbuh. Hal ini seiring pertumbuhan perekonomian nasional yang diproyeksikan sebesar 5%, apalagi sektor properti menjadi salah satu engine pertumbuhan ekonomi.

“Untuk Meiserpong saat ini masih dalam proses perizinan. 4 proyek baru ini dibangun di 2024. Kami optimistis prospek properti di tahun depan,” ujarnya kepada Bisnis, dikutip Kamis (28/12/2023), 

Adapun Purinusa Group menargetkan dapat meraup total revenue dari proyek baru maupun ready stock hunian eksisting di sepanjang 2024 mencapai Rp300 miliar hingga Rp350 miliar. Hunian yang dimiliki Purinusa Group berkisar Rp600 juta hingga mencapai Rp2 miliar. 

Christine menuturkan Purinusa Group kerap sekali membangun rumah yang belum memiliki penjualan. Meski belum terjual, namun dia meyakini rumah yang dibangun akan terjual karena permintaan akan rumah masih tetap tinggi. Terlebih, saat ini konsumen lebih menyukai dan mempercayai hunian yang telah jadi dan siap huni atau ready stock ketimbang indent. 

Keoptimisan produk baru yang akan produk-produk baru tersebut akan mudah terserap segmen pasar sasaran. Hal ini mengingat kualitas yang diutamakan karena tidak saja terkait desain yang mengakomodasi perkembangan dan kebutuhan pasar tetapi juga menjaga kualitas material, pekerjaan fisik, lansekap, utilitas, dan fasilitas lainnya.

“Konsumen ini semakin aktif, kami paling anti jual gambar aja. Kami membangun sesuai dengan apa yang kami rencanakan. Tidak ada cerita brosur beda dengan kenyataan. Kami hampir enggak pernah jual brosur. Kami suka jual rumah yang sudah ada rumah contoh dan dibangun produknya sehinga bisa dilihat,” tuturnya. 

Baca Juga: Purinusa Group Bangun Kawasan Perumahan Mewah Baru Jakarta Barat

Chief Marketing Officer Purinusa Kembangan Andre Utama menuturkan keoptimisan sektor properti memiliki kinerja positif di tahun depan juga karena adanya kebijakan stimulus insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang diberikan sejak November 2023 hingga Desember 2024. Menurutnya, stimulus insentif PPN DTP ini sangat menguntungkan Purinusa Group karena memiliki banyak hunian ready stock. Selain itu, dia meyakini hajatan politik selama 5 tahunan tersebut bakal berjalan normal.  

“Kami akan kejar PPN DTP, klaster Kristal itu ada ready stock 180 unit senilai Rp180 miliar, kemudian juga ada stok di Karawaci 20 unit mendekati Rp1 miliar,” katanya. 

Pada akhir November 2023, Purinusa mulai membangun Purinusa Kembangan. Perusahaan membenamkan investasi senilai Rp100 miliar dalam pembangunan hunian Purinusa Kembangan. 

Rencananya, di atas lahan 6.000 meter persegi yang akan dibangun 49 unit dalam 2 tahap. 

Pada tahap pertama, akan dibangun sebanyak 25 unit rumah. Dua tipe unit dibangun yakni 19 unit dua lantai dan 6 unit 3 lantai dengan luas tanah mulai 60 sampai 250 meter persegi dan luas bangunan 100 sampai 140 meter persegi. Saat ini, progres di lapangan baru mencapai tahap pembangunan gerbang perumahan, dengan jadwal serah terima secara bertahap mulai Desember 2024.

“Rumah-rumah di fase pertama kami pasarkan dengan harga mulai dari Rp2,2 miliar – Rp3,6 miliar. Kami akan mulai pasarkan serentak pada 12 Januari 2024 dan ditargetkan sold out pada kuartal kedua 2024,” ucapnya. 

Sementara, untuk fase kedua akan dibangun 24 unit dengan tipe hunian 2 lantai dan 3 lantai dengan luas tanah dan bangunan yang kurang lebih sama 

“Untuk fase kedua ini kita targetkan terjual habis di kuartal 4 tahun 2024,”tuturnya. 

Untuk memberi kemudahan konsumen pembeli, sekaligus bersiap untuk memanfaatkan momentum PPN DTP, Purinusa Group bekerja sama dengan 14 bank sebagai upaya menyediakan fasilitas pembiayaan KPR.

Kerja sama dengan perbankan ini diharapkan akan semakin memudahkan konsumen dalam mengakses pembiayaan pada proyek-proyek Purinusa Group dan akan mendorong penjualan lebih masif.

Hal penting dari sebuah inovasi produk yakni pemasaran proyek properti, terutama dalam hal sisi pembiayaan. Kondisi pasar residensial diprediksi bakal bergairah seiring dengan pulihnya perekonomian Indonesia.

“Hal ini berdampak pada lonjakan daya minat masyarakat terhadap hunian, baik sebagai tempat tinggal maupun investasi menjelang penutupan tahun 2023. Untuk itulah, kami kembali menunjukkan komitmennya sebagai pengembang terpercaya, dengan membuka kawasan hunian baru Purinusa Kembangan di Jakarta Barat,” jelasnya.

Menurutnya, melalui kolaborasi intensif dengan kalangan perbankan, diharapkan ke depannya proses KPR yang mudah dan cepat juga skema pembiayaan menjadi lebih menarik dengan meluncurkan program suku bunga kompetitif hingga tenor panjang sesuai dengan pilihan konsumen.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat seluas luasnya untuk memiliki rumah impiannya,” tutur Andre. 

Baca Juga: Persaingan Sengit Pengembang Kakap Garap Ceruk Hunian Tangerang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.