Ekspansi Olympic & Sumitomo Bangun Hunian Eco Friendly di Bogor

PT Sumitomo Forestry Indonesia, anak usaha Sumitomo Forestry Co. Ltd bersama dengan PT Olympic Bangun Persada bekerja sama melalui skema joint venture membangun klaster hunian seluas 3,5 hektare sebanyak 151 unit di kawasan OCBD Bogor dengan nilai investasi senilai Rp200 miliar.

Yanita Petriella

13 Sep 2023 - 17.36
A-
A+
Ekspansi Olympic & Sumitomo Bangun Hunian Eco Friendly di Bogor

Ilustrasi bangun rumah

Bisnis, JAKARTA – PT Sumitomo Forestry Indonesia, anak usaha dari Sumitomo Forestry Co. Ltd, perusahaan asal Jepang, kembali memperkuat bisnis properti di Tanah Air. 

Di Indonesia, Sumitomo telah memiliki 5 proyek properti dengan skema joint venture di Indonesia. Sumitomo menggandeng PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dalam membangun hunian klaster Morizen di Summarecon Bekasi dan di Summarecon Mutiara Makassar. Sumitomo juga bekerja sama dengan Sinar Mas Land dalam membangun proyek high rise yang terdiri residensial dan komersial di kawasan Kuningan Jakarta. Selanjutnya, Sumitomo bersama PT Graha Perdana Indah bekerja sama dalam membangun hunian sebanyak 305 unit rumah dan 41 unit ruko di Gardens at Candi Sawangan Jawa Barat.

Proyek kelima dan terbaru, Sumitomo bersama dengan Olympic Bangun Persada membangun klaster hunian rumah tapak seluas 3,5 hektare dengan sebanyak 151 unit di kawasan One Central Business District (OCBD) Kota Bogor.

Senior Managing Executive Officer PT Sumitomo Forestry Indonesia Atsushi Kawamura mengatakan Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang kuat dan memiliki peluang dalam menggarap pasar properti dengan populasi yang besar. 

“Kami membawa pengalaman dalam mengembangkan properti kami di Jepang ke Indonesia. Indonesia menjadi pasar penting bagi kami,” ujarnya, Rabu (13/9/2023). 

Sumitomo Forestry Co. Ltd didirikan sejak 1961 di mana dalam sektor perumahan dan real estat Jepang telah menjual 8.000 unit per tahun dengan akumulasi unit yang telah diserahterimakan mencapai 300.000 unit. 

“Perusahaan kami memiliki jumlah penjualan tertinggi di Jepang untuk custom house yang berbahan dasar kayu. Di luar Jepang, jumlah penjualan mencapai 14.000 unit per tahun,” katanya. 

Kawamura menuturkan kerjasama dengan Olympic Bangun Persada merupakan yang pertama kali dalam mengembangkan proyek properti. Secara group, Sumitomo Forestry telah bekerja sama selama 30 tahun bersama dengan Olympic Group yang merupakan induk usaha dari Olympic Bangun Persada. 

“Kerja sama kami kurang lebih dari 30 tahun dalam menyuplai particle board yang diproduksi di pabrik kami di Semarang dan Probolinggo,” ucapnya.

Baca Juga: Pengembang Asing Agresif Merambah Bangun Rumah Tapak Tanah Air 


Usung Ramah Lingkungan

Rencananya, hunian yang akan dibangun di OCBD dengan mengusung dengan teknologi smart home terbaru dari Jepang dan memanfaatkan material serta fitur ramah lingkungan. Teknologi ramah lingkungan tersebut seperti penggunaan solar panel dan lampu LED di setiap rumah yang menjadi fitur standar dan memungkinkan penghuni menghemat energi. Kemudian juga menggunakan instalasi toilet yang hemat air. Hal ini sebagai upaya dalam mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) selama proses konstruksi maupun emisi CO2 setelah hunian ditinggali.

Dengan penggunaan teknologi ramah lingkungan, PT Sumitomo Forestry Indonesia dan PT Olympic Bangun Persada berusaha mendukung percepatan standarisasi desain dekarbonisasi atau bebas karbon dan pengembangan smart city di negara-negara Asia yang dimulai dari Indonesia.

“Ini menjadi proyek hunian pertama yang dikembangkan Sumitomo di luar Jepang yang menggunakan fitur tersebut,” tutur Kawamura. 

CEO PT Olympic Bangun Persada Norman Edward Sebastian menuturkan kerja sama joint venture dalam mengembangkan kawasan hunian yang eco friendly ini menjadi bukti bahwa Bogor saat ini merupakan wilayah yang sangat potensial untuk pengembangan pasar properti. Hal ini selain karena aksesibilitas dari Jakarta yang relatif lebih dekat, transportasi publik yang lebih beragam, udara yang lebih sejuk. 

OCBD memiliki keunggulan lokasinya yang strategis karena berada di jantung kota Bogor dengan aksesibilitas tinggi. 

Diapit oleh Tol Jagorawi dan Jalan Raya Bogor serta memiliki akses langsung menuju Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) yang saat ini tengah dibangun dan dikelilingi pusat aktivitas komersial eksisting. Selain itu, kawasan ini terjangkau transportasi publik dan terdapat rencana pengembangan ruas tol baru di wilayah Bogor yang akan mendongkrak tingginya permintaan hunian. 
“Ini yang membedakan OCBD dengan proyek hunian lainnya di Bogor,” ujarnya.

Baca Juga: Duet Mitbana & Intiland (DILD) Bangun Kawasan Hunian Konsep TOD


Proyek Keberlanjutan

Vice President Director PT Olympic Bangun Persada Imelda Fransisca menambahkan nilai investasi pembangunan hunian klaster keempat di OCBD bersama Sumitomo mencapai sebesar Rp200 miliar dengan berbagi ventura dengan komposisi masing-masing sebesar 50 persen yakni sebesar Rp100 miliar.

Pembangunan hunian ini akan dilakukan dalam 3 tahap yang seluruhnya akan selesai pada 2027. Adapun pada tahap pertama pembangunan dilakukan sebanyak 40 unit yang dimulai pada Oktober tahun 2024 dan ditargetkan serah terima pada 2025. 

Pemasaran hunian tahap pertama akan dilakukan pada semester I tahun 2024. Saat ini, tengah dilakukan pematangan konsep desain bersama dengan Sumitomo. 

“Kami targetkan dapat meraup Rp350 miliar dari penjualan sebanyak 151 unit. Kami menyasar segmen menengah dengan harga Rp2 miliar hingga Rp4 miliar,” katanya. 

Imelda mengungkapkan nantinya akan terdapat 2 proyek hunian lainnya yang bekerjasama dengan Sumitomo. Namun demikian, pihaknya enggan membeberkan lebih detail proyek joint venture selanjutnya. 

“Mereka (Sumitomo) ingin ada kelanjutan kerjasama, jadi tidak hanya 1 proyek. Ada 3 proyek, untuk 2 proyek residensial akan ada selanjutnya, bisa di OCBD atau bisa juga di kawasan lainnya. Kerjasama dengan Sumitomo ini memang sudah berlangsung sejak 30 tahun lalu melalui Olympic Group. Karena mereka juga bergerak di bidang properti, sejak 3 tahun lalu kami godok proyek bersama di properti,” ucapnya. 

Adapun Olympic Bangun Persada merupakan bagian dari Olympic Group yang telah memiliki sejumlah portofolio properti yakni kawasan industri Sentul, Bigland Sentul Hotel & Convention, dan OCBD. OCBD dirancang seluas 25 hektare yang memiliki area residensial, komersial, bisnis, gaya hidup, dan dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang.

Di OCBD telah memiliki 3 klaster hunian yakni Pine Garden yang telah sold out 100 persen, klaster Virgina Pine yang telah terjual 90 persen hingga saat ini, dan klaster Northern Pine yang dipasarkan pada penghujung tahun lalu. Saat ini di OCBD juga tengah dibangun fullbelly dan sportainment yang dilengkapi arena olahraga modern di Kota Bogor. Fasilitas ini diharapkan dapat mulai soft-opening pada Oktober 2023. 
Baca Juga: OCBD Rela Rogoh Kocek Bangun Akses Langsung Tol BORR

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.