Emiten Batu Bara Terdesak Segera Diversifikasi

Pemerintah tengah merencanakan untuk menutup sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara sebagai salah satu upaya mengurangi emisi karbon. Emiten-emiten batu bara menyiapkan berbagai manuver untuk melakukan diversifikasi terhadap kegiatan usaha mereka.

Emanuel Berkah Caesario

15 Nov 2022 - 20.43
A-
A+
Emiten Batu Bara Terdesak Segera Diversifikasi

Ilustrasi batu bara. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Rencana pemeritah untuk menutup sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara menjadi mimpi buruk bagi emiten penambang komoditas tersebut. Mau tidak mau, masing-masing emiten perlu bergegas mendiversifikasikan bisnisnya demi tetap stabil.

Terbaru, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dan Asian Development Bank (ADB) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) untuk memulai pembahasan terkait dengan pensiun dini PLTU Cirebon-1 dengan kapasitas 660 megawatt (MW) yang berlokasi di Jawa Barat.

Penandatanganan itu juga mengikutsertakan mitra terkait seperti Cirebon Electric Power serta Indonesia Investment Authority (INA). Rencananya, pensiun dini PLTU milik swasta itu akan menggunakan pendanaan gabungan lewat skema energy transition mechanism (ETM).

Emiten batu bara PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) menyampaikan telah memiliki antisipasi terkait rencana pemerintah yang akan menghentikan operasional PLTU batu bara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario
Jelajahi peluang bisnis terpercaya dengan berlangganan
Temukan keleluasaan dan keuntungan maksimal dengan pilihan paket berlangganan eksklusif ini
BERLANGGANAN SEKARANG
Tidak Memerlukan Komitmen, Batalkan Kapan Saja
Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.