Fakta Minat Investasi Hulu Migas RI Tinggi, Kinerja Masih Loyo

Faktanya hampir seluruh kegiatan eksplorasi migas pada 2022 tidak mencapai target sehingga tujuan utama penambahan cadangan untuk meningkatkan produksi migas juga gagal terealisasi.

Ibeth Nurbaiti

19 Jan 2023 - 17.00
A-
A+
Fakta Minat Investasi Hulu Migas RI Tinggi, Kinerja Masih Loyo

Fasilitas produksi dan penyimpanan terapung (Floating Production Storage and Offloading/FPSO) Belanak di South Natuna Sea Block B yang dikelola Medco E&P Natuna (MEPN). Istimewa/SKK Migas.

Bisnis, JAKARTA — Minat investasi hulu minyak dan gas bumi Indonesia disebut-sebut lebih tinggi dibandingkan dengan global. Jika peningkatan realisasi investasi migas global pada 2022 hanya sebesar 5 persen, kinerja hulu migas nasional berhasil naik 13 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Capaian ini kemudian memberikan keyakinan investasi di industri hulu migas Tanah Air akan terus menggeliat meskipun masih banyak 'catatan-catatan' yang harus diselesaikan.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bahkan berani memasang target tinggi investasi hulu migas 2023, yakni menyentuh US$15,54 miliar atau setara dengan Rp234,18 triliun (asumsi kurs Rp15.070 per US$).

Baca juga: Saatnya Mengawal Investasi Hulu Migas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.