Fakta Modus Penipuan Kurir Kirim Foto, Saldo Rekening Bisa Ludes

Masyarakat harap waspada terhadap modus penipuan siber berkedok pesan dari kurir paket karena mengandung file APK yang berbahaya.

Jaffry Prabu Prakoso

7 Des 2022 - 13.13
A-
A+
Fakta Modus Penipuan Kurir Kirim Foto, Saldo Rekening Bisa Ludes

Kurir Satria Antaran Prima. Masyarakat diminta untuk selalu waspada dan berhati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan kurir sebuah perusahaan karena modus penipuan makin canggih. /sap-express.id

JAKARTA – Media sosial dihebohkan dengan adanya postingan yang menunjukkan insiden penipuan siber baru berkedok pengiriman paket oleh kurir ekspedisi.

Dalam sebuah unggahan di Instagram, akun @evan_neri.tftt mengatakan bahwa ini merupakan modus kejahatan siber baru. Itu karena pelaku berpura-pura mengaku dari jasa ekspedisi lalu mengirimkan file dengan ekstensi APK.

"Kalau tidak jeli dan hanya melihat judul file, bakal terkecoh pingin nge-klik dan unduh file-nya," tulisnya sembari mengunggah foto tangkapan layar berisi chat dari pelaku dengan sebuah lampiran file.

Ilustrasi jasa kurir

Dalam lampiran itu, terlihat jenis file adalah APK dengan nama file tertulis 'LIHAT Foto Paket'.

Sedangkan pemilik akun tersebut menjelaskan bahwa file dengan ekstensi APK adalah aplikasi yang berjalan untuk OS Android yang biasa digunakan untuk mendistribusikan dan memasang software.

"Dalam kasus ini korban terlanjur mengunduh file tsb. Dan tanpa diketahui korban, saldo BRIMO ludes. Korban mengaku tidak pernah menjalankan atau membuka aplikasi apapun dan mengisi user maupun password pada situs lain," tambah akun @evan_neri.tftt.

Baca juga: Aksi SiCepat Ekspres Terapkan Logistik Hijau

Dia menambahkan bahwa dari beberapa cerita korban dengan modus serupa, kebanyakan mengaku awalnya tidak terjadi apa-apa setelah mereka mengeklik unduh APK tersebut.

Namun selang beberapa jam setelahnya, tiba-tiba ada pemberitahuan SM bahwa ada saldo yang keluar bahkan habis tak tersisa.

"Sangat besar kemungkinan memang ini adalah jenis malware RAT [remote administrator tool]. Cara kerjanya meremote HP korban dari jarak jauh dan beroperasi di balik layar," imbuhnya.

Sementara itu salah satu ekspedisi yakni J&T Express, meminta masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan mereka.

Suasana gudang J&T Express./jet.co.id

Perusahaan juga meminta agar masyarakat berhati-hati dengan modus aktivasi nomor resi/ cetak resi melalui transfer m-banking ataupun virtual account. J&T Express juga tidak pernah menagihkan biaya tambahan saat proses pengiriman berlangsung.

"Sprinter J&T Express tidak pernah meminta J&T Friends untuk mengunduh aplikasi melalui Whatsapp atau chat. Aplikasi resmi kami hanya ada di App Store dan Play Store dengan nama pencarian 'J&T Express'," tulis J&T Express di akun Instagramnya, dikutip Senin (5/12/2022). (Rahmi Yati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.