Fakta Pembangunan Kawasan Industri Pupuk di Papua Barat

Pemerintah menetapkan pembangunan kawasan industri pupuk di Kabupatan Fakfak, Papua Barat sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). PT Pupuk Kalimantan Timur ditunjuk sebagai pihak untuk merealisasikan proyek tersebut. Berikut sejumlah fakta pembangunan kawasan industri pupuk di Papua Barat.

Rayful Mudassir

12 Jan 2023 - 13.04
A-
A+
Fakta Pembangunan Kawasan Industri Pupuk di Papua Barat

Suasana lingkungan di sekitar pabrik Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur. - JIBI-Istimewa

Bisnis, JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) secara resmi memulai penetapan proyek pembangunan kawasan industri pupuk di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. 

Proyek ini akan dikebut pengerjaannya seiring dengan penetapan status sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). 


Rencana pengembangan kawasan industri di Papua Barat setidaknya telah didengungkan oleh Pupuk Kaltim sejak dua tahun lalu. Rencana ini diperkuat oleh upaya anak usaha Pupuk Indonesia itu untuk mendapat suntikan dana segar lewat initial public offering(IPO) yang direncanakan tahun ini. 


BACA JUGA: Pupuk Kaltim Berencana Bangun 3 Pabrik Baru US$2 Miliar


Berikut sejumlah fakta terkait pembangunan kawasan industri di Papua Barat


  1. Masuk Daftar PSN


Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian resmi menetapkan kawasan industri pupuk di Fakfak ini sebagai PSN pada tahun ini. Hal ini ditandai dengan Kick Off Ceremony yang dilakukan Jajaran Direksi bersama Dewan Komisaris Pupuk Kaltim, Selasa (10/1/2023) malam.


Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi penerapan itu kemudian diperkuat dengan terbitnya surat penugasan Pupuk Indonesia yang menunjuk langsung Pupuk Kaltim untuk segera merealisasikan pembangunan proyek tersebut.


"Pupuk Kaltim siap melaksanakan tugas ini sebagai amanah negara yang akan direalisasikan secara sungguh-sungguh guna mendukung kedaulatan pangan nasional dan perekonomian bangsa," tandas Rahmad, dalam keterangan resmi, Rabu (11/1/2023).


  1. Investasi Jumbo


Jauh sebelum penetapan status PSN ini diberikan, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memperkirakan nilai investasi yang dibutuhkan Pupuk Kaltim untuk merealisasikan proyek tersebut dapat mencapai US$2 miliar atau setara Rp30,89 triliun (kurs Rp15.449 per US$).


Proyeksi investasi itu disampaikan Bahlil saat melawat ke Fakfak, Papua Barat medio September 2021. Dalam keterangannya, dia menyebut bahwa proyek ini akan menyerap 1.000 orang tenaga kerja selama konstruksi dan 3.000 - 5.000 tenaga kerja saat mulai produksi. 


Saat itu Bahlil meminta agar pemerintah daerah dapat membantu proses penyelesaian lahan serta urusan adat dan ulayat dapat disinkronisasi. Dia menargetkan proyek ini mulai masuk perencanaan dan pematangan perizinan pada 2022 sehingga konstruksi dapat segera dikerjakan. 




  1. Perusahaan Pupuk Terbesar Asia Tenggara


Sejalan dengan semangat 45 tahun perjalanan perusahaan, Pupuk Kaltim telah mengukuhkan diri sebagai perusahaan pupuk terbesar di Asia Tenggara yang akan terus tumbuh, melalui berbagai pengembangan dan hilirisasi dengan memanfaatkan peluang yang ada. 


Proyek pembangunan kawasan industri di Fakfak Papua Barat merupakan salah satu pengembangan di fase kedua pertumbuhan perusahaan, yang ditarget mampu terealisasi dalam lima tahun kedepan.


"Pembangunan kawasan industri pupuk di Fakfak ini menjadi progam emas dalam menyongsong 50 tahun Pupuk Kaltim. Insya Allah,  pada HUT Ke-50 nanti, pengantongan perdana Urea di kawasan industri ini bisa terealisasi," kata Rahmad Pribadi.




  1. Target Jadi Pemain Asia Pasifik


Kawasan industri pupuk di ujung timur Indonesia ini akan menjadi modal penting bagi perusahaan menjadi pemain Asia Pasifik. Rahmad menyebutkan apabila pembangunan pabrik di Papua Barat terealisasi, maka Pupuk Kaltim telah on the right track menuju perusahaan petrokimia berbasis gas alam terbesar di Asia Pasifik. 


Mewakili Dewan Komisaris Pupuk Kaltim Gustaaf AC Patty menilai kepercayaan pemerintah merupakan buah dari perjuangan Pupuk Kaltim dalam menangkap peluang dan secara konsisten menunjukkan kinerja terbaik.


"Ini akan menjadi bagian sejarah baru dalam perjalanan Pupuk Kaltim. Untuk itu, kita semua harus menjadi pejuang yang secara bersama mampu menorehkan sejarah tersebut dalam pertumbuhan Pupuk Kaltim ke depan dan untuk Indonesia yang lebih maju dan berdaya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.