Fakta Qris Palsu di Masjid Jaksel, Klaim Mengecek Sistem

Beredar rekaman CCTV seorang pria menempelkan QRIS palsu di Masjid Nurul Iman Blok M Square Jakarta Selatan pada Kamis (6/4/2023).

Jaffry Prabu Prakoso

10 Apr 2023 - 19.03
A-
A+
Fakta Qris Palsu di Masjid Jaksel, Klaim Mengecek Sistem

QRIS palsu 'restorasi masjid' yang ada di Masjid Nurul Iman Blok M. /Instagram

Bisnis, JAKARTA – Sebuah video viral menunjukkan adanya seorang pria mengganti QRIS di Masjid Nurul Iman Blok M Square Jakarta Selatan.

Dari pantauan CCTV, penggantian QRIS tersebut tak hanya dilakukan di kotak amal namun juga di 20 titik sekitar masjid.

Saat di-scan, QRIS tersebut menunjukkan tujuan rekening untuk restorasi masjid yang ada di Medan.

"Ada sekitar 20 [QRIS palsu]. [QRIS masjid yang asli] ada keterangannya Masjid Nurul Iman Blok M Square," ujar. Sekretaris DKM Masjid Nurul Iman Blom M Square Habibi Katin pada Senin (10/4/2023).

Kejadian mengganti QRIS palsu ini terkuak saat pengurus masjid melihat rekaman CCTV pada Minggu (9/4/2023).


Ilustrasi sistem pembayaran QRIS/Freepik



Pria yang diduga sebagai pelaku penipuan tersebut menjalankan aksinya pada Kamis (6/4/2023). Dia terlihat mengenakan kemeja warna biru navy dan kaca mata.

Penempelan QRIS palsu di Masjid Nurul Iman ini akhirnya menjadi viral di media sosial setelah rekaman CCTV disebarkan oleh akun Instagram @redarsamudra.id.

Dalam unggahannya, Redar Samudra meminta agar pengelola masjid atau DKM masjid agar senantiasa waspada.

"Hati hati terutama para DKM Masjid telah terjadi modus penipuan mengganti barcode qris kotak amal masjid Nurul Iman Blok M Square Jakarta Selatan Lt 7. Slide 2 Qris Palsu ,slide 3 qris asli. Dan juga pindah ke masjid kalibata menempelkan qris lagi," tulis dia.

Mendapat sorotan dari berbagai pihak, seorang pria yang diduga menjadi pelaku pengganti QRIS di Masjid Nurul Iman memberikan klarifikasi.

Melalui akun Instagram @imanabuaf, dia mengatakan bahwa pergantian QRIS tersebut dilakukan secara diam-diam sebagai bentuk proyek pemeriksaan.

Baca juga: Ada 85% Dokter Umum Terima Gaji di Bawah Standar

Pria bernama Iman tersebut menyebut dirinya bekerja di bidang pemeriksaan, tapi tidak menyebut kantor yang dia maksud.

Dia hanya menyebutkan, proyek yang dia jalankan untuk mengetahui apakah proses QRIS tersebut lancar atau tidak. Dia juga mengatakan, proyeknya ini merupakan sampel secara diam-diam.

"Nah, kami menentukan sampel, secara diam2, kalau secara terang2an ya ga perlu periksa, cukup tanya," tulisnya di akun Instagram @imanabuaf pada Minggu (9/4/2023).

Dia pun mengonfirmasi bahwa apabila melakukan scan QR, uang akan masuk ke rekening Restorasi Masjid di Nobu dan Linkaja.

"Semua uang yang dari Restorasi Masjid, belum digunakan karena merupakan sampel. Jumlah yang sudah diterima di Nobu & Linkaja itu saya tidak tahu persisnya," lanjut Iman.

Dia pun mengaku siap mengembalikan uang yang sudah masuk karena memiliki data. Dirinya juga turut mengunggah tangkapan layar proses QR Scan yang dijelaskannya.

Baca juga: Paradoks Laporan Pajak; Jumlah WP Naik, Rasio Pembayaran Rendah

Melalui Instagram Storynya, Iman juga meminta maaf telah membuat gaduh. Dia berjanji uang yang sudah masuk akan segera kembali.

"Kami tetap meminta maaf karena melakukan hal ini. Namun kami berusaha maksimal agar tidak ada kerugiaan finansial," tulisnya pada Senin.

Melihat kasus semakin ramai, pihaknya pun mengembalikan uang yang sudah masuk ke rekening 'Restorasi Masjid' kembali ke rekening resmi Masjid Nurul Iman Blok M.


Sementara itu, kepolisian masih menelusuri identitas pelaku penempelan QRIS palsu di Masjid Nurul Iman.

“Kami akan tindak lanjuti, sementara belum ada laporan polisi," ujar Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno dalam keterangan resminya, Senin. (Restu Wahyuning Asih)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.