Free

Fakta The MAJ Collection Hotel & Residence Dilelang Rp314 Miliar

Publik dihebohkan oleh lelang aset The MAJ Collection Hotel and Residence di Bandung senilai Rp314,21 miliar yang ditawarkan oleh PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Properti tersebut disebut-sebut milik mantan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan.

Yanita Petriella

25 Nov 2022 - 13.07
A-
A+
Fakta The MAJ Collection Hotel & Residence Dilelang Rp314 Miliar

The MAJ Collection Hotel & Residences Bandung yang dilelang di situs lelang DJKN. /dok. DJKN

Bisnis, JAKARTA – Publik dihebohkan oleh lelang aset The MAJ Collection Hotel and Residence di Bandung senilai Rp314,21 miliar yang ditawarkan oleh PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Properti tersebut disebut-sebut milik mantan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan. 

Berdasarkan informasi dari situs Lelang Indonesia di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), aset yang ditawarkan Bank Muamalat itu berlokasi di Jl. H. Juanda No.474, Dago, Coblong, Bandung. 

Objek lelang adalah 4 bidang tanah dalam satu hamparan di mana masing-masing memiliki luas 1.433 meter persegi, 332 meter persegi, 1.193 meter persegi dan 3.152 meter persegi sehingga total tanah yang dilelang seluas 6.110 meter persegi.

Peminat yang tertarik ikut lelang properti tersebut dapat mengajukan penawaran secara close bidding lewat situs lelang.go.id sebelum 30 November 2022. Untuk jaminan yang harus diberikan oleh penawar mencapai Rp62,84 miliar.

Bank harus menyerahkan batas akhir jaminan sampai dengan 30 November 2022. Sementara batas akhir penawaran yang disyaratkan sampai dengan 1 Desember 2022, tepatnya pukul 10:00 WIB.

Seperti diketahui The MAJ Group merupakan pengembang properti yang didirikan oleh Gita Wirjawan. Selain The MAJ Collection Hotel & Residences Bandung, sejumlah proyek residensial juga telah sukses dikembangkan di beberapa daerah lainnya. The MAJ Residences di Bekasi, The MAJ Senayan (Jakarta) dan The MAJ Nusa Dua (Bali), yang menawarkan unit apartemen dengan fasilitas mewah.   

Baca Juga: Pertaruhan CTRA Turut Ramaikan Ceruk Pasar Hunian di Tangerang
 
Berikut ini fakta menarik The MAJ Collection Hotel & Residence di Bandung

1. Pemilik The MAJ

Apartemen tersebut merupakan properti milik mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan (periode 2011-2014) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia juga pernah bertugas sebagai Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) pada 2009-2011 lalu.

Selain di dunia politik, sepak terjang karier pria dengan nama lengkap Gita Irawan Wirjawan itu juga sebagai seorang wirausahawan, investor, pemusik, hingga produser. Pria yang kini berusia 57 tahun itu merupakan lulusan Universitas Harvard, Universitas Baylor, Sekolah Pemerintahan John. F Kennedy, dan University of Texas di Austin.

2. The MAJ Bandung Aset Bermasalah

Bangunan megah milik mantan pejabat negara itu diketahui sejak awal memang sudah bermasalah. Properti ini berada dekat dengan pemukiman warga dan berada di wilayah resapan Kawasan Bandung Utara atau KBU.

Berdasarkan pemberitaan Bisnis, pada 2015 Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) juga mempertanyakan kelangsungan proyek tersebut. Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat saat itu Deddy Mizwar bahkan berang dengan proyek The MAJ Collection Hotel and Residences di kawasan Dago Atas, Bandung yang berjalan tanpa mengantongi izin dari Pemprov Jabar.

Deddy Mizwar mengatakan bahwa pihak pengembang mengajukan permohonan rekomendasi pada Mei 2013 lalu. Namun permohonan ditolak. Meski ditolak, pengembang tersebut pada September 2013 malah mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB) dari Pemerintah Kota Bandung.

3. Aset Termahal di Situs Lelang Indonesia

The MAJ Hotel and Residence di Bandung menjadi salah satu aset lelang yang paling mahal ditawarkan di situs tersebut.

Di samping itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Hayunaji mengatakan bahwa informasi lelang tersebut benar dilakukan oleh Bank Muamalat. Akan tetapi dia tidak mengungkapkan alasan melelang properti tersebut.

“Dapat kami sampaikan bahwa properti tersebut benar sedang dalam proses lelang oleh Bank Muamalat yang dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya kepada Bisnis pada Rabu (23/11/2022).

4. Dilelang Dengan Jaminan Kredit Macet

Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah mengatakan bahwa lelang barang-barang yang dilakukan perbankan umumnya merupakan jaminan atas kredit yang macet.

“Semua bank melakukannya,” ujarnya kepada Bisnis pada Rabu (23/11/2022).

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda yang Berkaitan Dengan Tanah serta Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia juga menjelaskan terkait lelang yang dilakukan oleh pemegang hak tanggungan, dalam hal ini bank.

Berdasarkan beleid tersebut, bank akan menjual objek hak tanggungan atau agunan milik debitur melalui pelelangan umum serta mengambil pelunasan piutang dari hasil pelelangan umum tersebut. Agunan itu dikenakan oleh perbankan kepada debitur untuk mengantisipasi kredit macet. (Afifah Rahmah Nurdifah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.