Free

Fakta Unik Waroeng Windsor di London yang Diresmikan Sandiaga

Program ini merupakan bagian dari diplomasi kuliner Indonesia melalui program Spice Up the World yang didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. Waroeng Windsor adalah pembiayaan pertama dalam program tersebut.

Rayful Mudassir

9 Nov 2022 - 19.30
A-
A+
Fakta Unik Waroeng Windsor di London yang Diresmikan Sandiaga

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (tengah), dan General Manager BNI London Roekma Hari Adji (kiri) bersama Co-investor Waroeng Windsor Yayah Wise, serta Owner Waroeng Windsor Aqaya Davenport dan Phil Davenport, di London, Inggris, Rabu (9/11/2022)./Dok BNI

Bisnis, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan pembukaan restoran Waroeng Windsor di London, Inggris pada Senin (7/11/2022). Sejumlah fakta menghiasai pembukaan gerai tersebut.

Program ini merupakan bagian dari diplomasi kuliner Indonesia melalui program Spice Up the World yang didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. Waroeng Windsor adalah pembiayaan pertama dalam program tersebut.

“Kemenparekraf memiliki program Spice Up The World yang merupakan program didesain untuk mempromosikan rempah-rempah yang dimiliki oleh Indonesia kepada dunia,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (9/11/2022).

  1. Targetkan 400.000 Restoran

Lewat program tersebut, pemerintah menargetkan pengembangan 400.000 restoran Indonesia di seluruh dunia. Sebagian besar tersebar di Eropa, Inggris, Amerika dan sejumlah negara Asia. Pada langkah awal, restoran pertama dibuka di Inggris.

"Lewat restoran yang ada sekarang dan yang baru dibangun, kami berharap mereka dapat mempromosikan gastronomi Indonesia kepada dunia. Kami mengucapkan selamat atas dibukanya restoran Warung Windsor, semoga membawa rezeki yang berkah," katanya. 

  1. Dorong Ekspor Rempah

Selain promosi kuliner dan rempah Indonesia, Sandiaga membidik adanya peningkatan ekspor komoditas rempah-rempah dari Tanah Air ke pasar global, sekaligus mempromosikan kuliner Indonesia kepada dunia.

Kementerian Perdagangan sempat mencatat kinerja ekspor rempah Indonesia mencapai uS$499,1 juta pada periode Januari - Agustus 2021. 

Sejumlah produk utama Indonesia berupa pala, cengkeh, lada putih, kayu manis hingga kapulaga. Adapun beberapa negara tujuan utama yang menampung rempah RI di antaranya Amerika Serikat, China, India, Vietnam, dan Belanda. 

  1. Sejarah Kuliner Indonesia

Peresmian Waroeng Windsor diungkapkan Sandiaga Uno merupakan suatu sejarah. Dirinya berharap dapat lebih banyak lagi pengusaha di Inggris yang dapat membuka lagi restoran untuk mengenalkan rempah dan kuliner nusantara.

"Mudah-mudahan lebih banyak lagi restoran Indonesia yang buka di UK, di mana-mana sekaligus mendorong kebangkitan makanan dan rempah-rempah Indonesia," tuturnya.

  1. Dukungan Perbankan

Pembukaan Waroeng Windsor didukung oleh pembiayaan BNI. Sandiaga berharap terus menjalin kerja sama dengan perbankan nasional untuk membuka kesempatan kolaborasi dengan seluruh pihak demimengembangkan program Spice Up The World. 

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyatakan bahwa salah satu mandat BNI adalah untuk memfasilitasi Indonesia-related business di luar negeri. Adapun, usaha Waroeng Windsor diyakini memiliki potensi pengembangan yang sangat baik karena dapat menarik banyak perhatian pecinta kuliner di Inggris.

“Kami merasa bangga diberi kesempatan untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan Waroeng Windsor. Melalui Diaspora Loan ini, kami harapkan dapat dapat mengakomodir lebih banyak lagi kebutuhan Diaspora Indonesia di Inggris dalam mengembangkan usahanya,” sebut Okki dalam keterangannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.