Fase 4 MRT (Fatmawati–Kampung Rambutan) Mulai Digarap 2024

Investor asal Korea Selatan disebutkan telah menandatangani memorandum of intent untuk berinvestasi ke proyek MRT Fase 4.

Jaffry Prabu Prakoso
Jan 26, 2023 - 7:02 AM
A-
A+
Fase 4 MRT (Fatmawati–Kampung Rambutan) Mulai Digarap 2024

Rangkaian kereta Moda Raya Terpadu (MRT) melintas di Stasiun MRT Asean, Jakarta, Rabu (11/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis, JAKARTA – PT MRT Jakarta (Perseroda) akan mendorong skema pendanaan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dalam pengembangan MRT Fase 4 dengan rute Fatmawati–Kampung Rambutan. Perusahaan juga telah menerima ketertarikan dari investor asal Korea Selatan terhadap proyek ini.

Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat memaparkan skema KPBU akan digunakan guna mengurangi beban yang akan dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Adapun, saat ini pengembangan MRT Fase 4 tengah berada di tahap evaluasi studi kelayakan yang dilakukan oleh pemerintah.

Dia melanjutkan bahwa perusahaan juga telah menerima ketertarikan dari Korea Selatan dalam pengembangan proyek ini. Calon investor dari Negeri Ginseng tersebut telah melakukan studi kelayakannya sendiri.

Penumpang antre di stasiun untuk naik MRT Jakarta pada saat libur Lebaran/MRT Jakarta

“Ada mitra kita dari Korea Selatan yang membuat studi terkait MRT Fase 4 yang kemudian di-submit ke Kementerian Perhubungan. Atas dasar itu kita bikin memorandum of intent yang menyatakan keseriusan pihak tersebut,” jelasnya saat ditemui di Head Office MRT Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Pengembangan MRT Fase 4 diproyeksikan membutuhkan dana sekitar Rp17 triliun–Rp20 triliun. Tuhiyat menuturkan bahwa pihaknya membuka peluang sebesar-besarnya kepada para calon investor yang berminat masuk ke proyek ini.

Proyek MRT Fase 4 akan terbentang dari Fatmawati hingga Kampung Rambutan dengan panjang lintasan sekitar 10,9 kilometer. Rute tersebut nantinya akan memiliki 10 stasiun pemberhentian yang seluruhnya berada di bawah tanah atau fully underground.

Baca juga: Kala Jokowi Buka Suara Soal Progres MRT Jakarta Fase 3 East-West

Tuhiyat mengatakan bahwa proyek MRT Fase 4 diharapkan telah masuk fase groundbreaking pada 2024 mendatang. Pihak MRT Jakarta akan mendorong pengerjaan MRT Fase 4 dan MRT Fase 3 Balaraja–Cikarang secara paralel.

Cari Investor MRT Balaraja-Cikarang

Sementara itu, MRT Jakarta tidak menutup kemungkinan adanya investor selain dari Jepang dalam pengembangan MRT fase 3 atau east-west line dengan rute Balaraja-Cikarang.

Tuhiyat menjelaskan bahwa sejauh ini pihaknya telah menerima pendanaan dari investor Jepang untuk pengembangan MRT Fase 3 yang memiliki nilai proyek Rp160 triliun. 

Baca juga: Kala Proyek MRT dan LRT Daerah Perlu Suntikan Dana Swasta

Komitmen investor asal Jepang juga telah tertuang melalui memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani Japan International Cooperation Agency atau JICA dan Kemenhub.

Meski demikian, Tuhiyat belum dapat menyebutkan nilai investasi yang akan dikucurkan oleh JICA. Hal ini karena proses pengembangan MRT Fase 3 masih berada di tahap basic engineering design (BED) yang dilakukan oleh Kemenhub.

“Kami saat ini masih MoU, kemudian baru lanjut ke perjanjian kerja sama (PKS). Begitu ada PKS, baru ada nilainya [investasi JICA], tetapi ini masih harus menunggu BED rampung,” katanya.

Sejumlah penumpang berada di dalam gerbong kereta moda raya terpadu (MRT) di Jakarta, Rabu (11/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Tuhiyat melanjutkan bahwa MoU yang ditandatangani oleh JICA dan Kemenhub mencakup pengembangan MRT fase 3 yang ada di wilayah Jakarta. Dia menuturkan bahwa pengembangan proyek fase 3 di luar wilayah Jakarta akan dilakukan oleh pihak lain.

Dia memaparkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan investor lain yang akan terlibat dalam pengembangan MRT Fase 3. Meski demikian, dirinya tidak menutup kemungkinan adanya investor dari negara lain untuk turut terlibat dalam pembangunan proyek ini di wilayah Banten dan Bekasi ini.

“Kami masih buka selebar-lebarnya untuk investor lain bergabung dalam pengembangan fase 3 ini,” lanjutnya. (Lorenzo Anugrah Mahardhika)

Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar