Gejolak Biaya Logistik Hantui Industri

Industri angkutan dan logistik bersikap reaktif menghadapi peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM), meski sebagian pelaku angkutan mulai menaikkan tarif logistik, lainnya masih menanti kebijakan terbaru dari eksekutif

Rayful Mudassir
Sep 5, 2022 - 12:32 PM
A-
A+
Gejolak Biaya Logistik Hantui Industri

Bisnis, JAKARTA - Tidak perlu menunggu waktu lama, perusahaan logistik langsung bereaksi dengan menaikkan tarif layanan angkutan seiring dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun nonsubsidi akhir pekan lalu.

Kenaikan BBM subsidi sejatinya berefek pada seluruh kegiatan transportasi dan logistik yang melibatkan angkutan darat dan laut. Terutama logistik darat pengguna bahan bakar subsidi seperti solar. Namun, peningkatan ini bakal berdampak pada berbagai sektor lain.

Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi memahami adanya potensi kenaikan cost logistik terutama terkait aktivitas truk barang dan logistik.

Baca Juga: BBM Merangkak, Biaya Transportasi Siap Menanjak

Editor: Rayful Mudassir
company-logo

Lanjutkan Membaca

Gejolak Biaya Logistik Hantui Industri

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ