Gelis Luncurkan Becak Motor Listrik Belis di Pulau Penyengat

PT Solar Panel Indonesia (SPI), produsen gerobak listrik (Gelis), meluncurkan produk baru becak bertenaga listrik yang dinamai Belis di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau.

Fatkhul Maskur

7 Des 2023 - 18.01
A-
A+
Gelis Luncurkan Becak Motor Listrik Belis di Pulau Penyengat

Becak Motor Listrik Belis di Pulau Penyengat. - Foto IG @gerobak listrik

Bisnis, JAKARTA--PT Solar Panel Indonesia (SPI), produsen gerobak listrik (Gelis), meluncurkan produk baru becak bertenaga listrik yang dinamai Belis di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa yang hadir dalam peluncuran Belis, Kamis (7/12/2023), tampak terpesona oleh inovasi transportasi berkelir warna-warni khas Pulau Penyengat.

"Hadirnya Belis tidak hanya merevitalisasi tradisi becak Indonesia, tetapi juga menjadi simbol kemajuan teknologi dalam mendukung pembangunan tradisional," seperti dilansir dari akun IG @Gerobaklistrik.

Belis merupakan inovasi Gelis yang dirancang untuk memberikan solusi transportasi yang ramah lingkungan. Produsen asal Bogor ini merupakan salah satu pelopor dalam pengembangan kendaraan niaga listrik roda 3 dan roda 4.

Gelis diluncurkan Belis di Pulau Penyengat sebagai pengganti bentor (becak motor) agar lebih ramah lingkungan. Dalam penggunaannya, Belis digunakan sebagai sarana angkutan wisatawan.

Belis tampil menarik perhatian dengan desain warna hijau dan kuning yang cerah, ditambah ornamen khas Pulau Penyengat di sekelilingnya. Dengan dimensi yang lebih panjang dari bentor yaitu 2,8 meter, dan tanpa kebisingan.


Belis UGM. - Foto Tokohinspiratif.id

BELIS UGM

Sekitar 5 tahun lalu, Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (PSEKP) dan Inovation Center for Automatic (ICA) sejatinya telah memperkenalkan becak listrik (Belis).

“Peluncuran becak listrik ini sebagai upaya membantu tukang becak agar mampu meningkatkan jasa layanannya,” kata peneliti PSEKP UGM Fahmy Radhi, Kamis (20/12/2018).

Fahmy menyampaikan dengan adanya inovasi tenaga penggerak energi listrik pada becak diharapkan dapat meringankan beban tukang becak. Sebab, pemanfaatan tenaga manusia dinilai kurang manusiawi di era saat ini.

“Tujuannya adalah untuk memanusiakan para tukang becak,” ungkapnya. Disamping itu, dengan energi listrik dapat mengurangi penggunaan energi fosil dan ramah lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, UGM memberikan sebanyak 12 becak listrik untuk tukang becak yang berada di sekitar kampus UGM.

“Kedepan kami bercita-cita bisa mengembangkan 100 becak listrik, lalu menjadi 1.000 hingga 1 juta becak listrik untuk tukang becak di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Dekan Fakultas Teknik UGM Prof. Nizam menyampaikan di era teknologi saat ini moda transportasi becak semakin tersisihkan. Terlebih dengan hadirnya becak motor. “Harapannya dengan adanya becak listrik ini mampu meningkatkan perekonomian para pengayuh becak,” harapnya.

Selain ramah lingkungan, kehadiran becak listrik ini diharapkan dapat menjadi ikon wisata Yogyakarta.

Ketua Paguyuban Belis Sutaryo mengatakan saat ini ada 12 orang yang mendapatkan becak listrik di tahap pertama. Dia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada UGM yang telah memberikan bantuan becak listrik. “Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada kami,” tuturnya.

Pengembangan Belis dilakukan Fakultas Teknik UGM dengan dukungan pendanaan dari Pertamina dan PLN. Kepala ICA UGM Jayan Sentanuhady menjelaskan pengembangan Belis telah dilakukan sejak 2016 melalui riset mandiri. Produk yang dihasilkan saat ini merupakan generasi ke enam sejak awal riset.

Belis dilengkapi dengan motor listrik 48 Volt, menggunakan tenaga aki 48 Volt 12 Ah, dan daya 1.500 Watt. Jayan menyebutkan pengisian daya listrik bisa dilakukan dengan mudah. Charger yang berada di dalam becak cukup disambungkan ke colokan listrik.

“Sekali di-charge selama 3-4 jam bisa digunakan untuk menempuh jarak 30-35 Km,” terangnya.

Kedepan pihaknya akan terus mengembangkan becak listrik dengan teknologi pedal assist . “Nanti akan ada option bantuan tenaga 30%,60%, dan 90%,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Fatkhul Maskur

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.