Free

Gelombang PHK Karyawan Sritex (SRIL) Berlangsung Sampai 2025

Sritex mencatatkan total karyawan tetap sebesar 14.138 karyawan sampai akhir 2023. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan posisi 2022 yang tercatat sebesar 16.370 karyawan.

Artha Adventy

27 Mei 2024 - 22.41
A-
A+
Gelombang PHK Karyawan Sritex (SRIL) Berlangsung Sampai 2025

Pekerja sedang mengecek mesin produksi Sritex. /Dok. Perseroan

Bisnis, JAKARTA — PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) atau Sritex akan tetap melakukan pengurangan karyawan (PHK) secara berkala. Setidaknya sampai 2025.

Manajemen emiten tekstil tersebut mengungkapkan bahwa sebagai salah satu upaya SRIL dalam meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi, perseroan melakukan beberapa langkah salah satunya pengurangan karyawan.

Baca juga: Pengembang Rumah Subsidi (GRIA) Sasar Pasar Pekerja

“Untuk menghadapi kondisi tersebut, Grup memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah yaitu pengurangan karyawan secara berkala hingga 2025,” tulis manajemen, dikutip Senin (27/5/2024).

Selain itu, Sritex juga akan melakukan pengembangan produk-produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi (specialised product). Kemudian, peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus, serta efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.

 

 

Sampai dengan 31 Desember 2023, Sritex mencatatkan total karyawan tetap sebesar 14.138 karyawan. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan posisi 2022 yang tercatat sebesar 16.370 karyawan.

Sementara itu, sepanjang 2023 SRIL mencatatkan beban imbalan kerja karyawan mencapai US$2,81 juta. Beban ini sediit lebih kecil dibandingkan dengan 2022 yang tercatat sebesar US$2,83 juta.

Baca juga: Sritex (SRIL) Akan Tetap PHK Karyawan Sampai 2025

Kemudian untuk pembayaran gaji dan imbalan kerja karyawan adalah sebesar US$41,12 juta sepanjang 2023. Posisi itu lebih rendah dibandingkan dengan 2022 yang tercatat sebesar US$51,74 juta.

Adapun tingkat kenaikan gaji adalah 5% dengan tingkat mengundurkan diri pada 8%, masih sama dibandingkan dengan 2022. Kemudian usia pensiun adalah 55 tahun. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.