Gerak Cepat Pertamina Membirukan Langit Nusantara

Perseroan bersama sejumlah anak usahanya terus berupaya mendukung pemanfaatan energi hijau agar ambisi pemerintah untuk membirukan langit Nusantara bisa segera terwujud.

Ibeth Nurbaiti
Feb 22, 2022 - 12:30 PM
A-
A+
Gerak Cepat Pertamina Membirukan Langit Nusantara

Petugas mengecek instalasi di PLTP Kamojang, Garut, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021). Pertamina menargetkan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada tahun 2030 diantaranya melalui pemanfaatan energi rendah karbon dan efisiensi energi sebagai komitmen perseroan terhadap implementasi Environmental, Social and Governance (ESG). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis, JAKARTA — Makin meluasnya tren bauran energi bersih ke depannya, menjadi peluang bisnis sekaligus komitmen yang akan dilakukan PT Pertamina (Persero). 

Perseroan bersama sejumlah anak usahanya terus berupaya mendukung pemanfaatan energi hijau agar ambisi pemerintah untuk membirukan langit Nusantara bisa segera terwujud.

PT Pertamina New Renewable Energy (NRE), salah satunya, pada tahun ini menargetkan bisa memproduksi listrik bersih sebesar 7.100 gigawatt hour (GWh) yang dikontribusikan dari gas to power sekitar 1.800 MW, listrik bersih 971 MW, dan kendaraan listrik serta baterai sebesar 96,2 MWh. Harapannya, kapasitas terpasang bisa mencapai 2,9 gigawatt (GW).

Jika dibandingkan dengan capaian tahun lalu, target produksi listrik bersih tahun ini cukup agresif karena pada 2020 baru sekitar 4.686 GWh. Capaian pada 2021 juga hanya naik 4 persen dibandingkan dengan realisasi 2020 sebesar 4.637 GWh.

Editor: Ibeth Nurbaiti
company-logo

Lanjutkan Membaca

Gerak Cepat Pertamina Membirukan Langit Nusantara

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ