Harga Mobil Listrik Bakal Lebih Murah Lagi

Kehadiran investasi pabrik baterai mobil listrik di Tanah Air diyakini dapat membuat ongkos produksi lebih terjangkau. Dampaknya membuat harga mobil listrik makin murah.

Afiffah Rahmah Nurdifa

1 Apr 2024 - 13.45
A-
A+
Harga Mobil Listrik Bakal Lebih Murah Lagi

Hyundai Ioniq 6. /Dok. Hyundai

Bisnis, JAKARTA – Beroperasinya pabrik baterai kendaraan listrik (EV) milik Hyundai dan LG Energy Solution Ltd (LGES) pada April 2024 membawa angin segar bagi industri otomotif di Tanah Air

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa hal tersebut dapat menurunkan harga jual mobil listrik hingga 30%. Saat ini, ekosistem kendaraan ramah lingkungan masih terbatas. Di saat yang sama, baterai mobil listrik memakan porsi besar ongkos produksi.

"Kalau sudah diproduksi dalam negeri, saya kira akan ada penurunan 20—30% dari harga mobil EV itu semua," kata Agus kepada wartawan di Jakarta, dikutip Minggu (31/3/2024).

Baca juga: Mobil Listrik Chery Omoda E5 Mulai Mengaspal di Medan

Dari segi komponen, Agus menjelaskan bahwa harga baterai berkisar 40—50% dari total harga jual mobil listrik. Tak heran mengingat komponen tersebut selama ini masih diimpor dan dikenakan pajak sehingga mengerek harga di pasar dalam negeri.

Kehadiran investasi pabrik baterai mobil listrik di Tanah Air diyakini dapat membuat ongkos produksi lebih terjangkau. Bahkan, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) akan meningkat dan minat investor bisa semakin tinggi.

"Kalau baterai sudah kita produksi, industri dalam negerinya sudah memproduksi baterai. Nanti yang pertama dinilai TKDN kita akan semakin tinggi. Insyaallah akan menarik investasi-investasi," tuturnya.



Berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, realisasi investasi dari Hyundai untuk pabrik baterai EV ini telah mencapai Rp21,7 triliun.

Pada 2019, Hyundai Motor Company (HMC) mengumumkan rencana investasinya sebesar US$1,55 miliar (Rp21,8 triliun) di Indonesia.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan kongsi Hyundai-LG akan meresmikan pabrik baterai berkapasitas terpasang 10 gigawatt hour (GWh) pada bulan depan. Pembangunan pabrik bahkan diklaim sudah memasuki tahap untuk penambahan 10 GWh.

Baca juga: Harga Mobil Listrik di RI Bisa Lebih Murah 30%, Menperin Ungkap Alasannya

Adapun, LG belakangan juga menunjukan komitmen mereka untuk menambah kapasitas terpasang produksi baterai EV di Karawang sebanyak 20 gigawatt hour (GWh), dari kapasitas terpasang saat ini di level 10 GWh.

“Pabrik 10 GWh pertama yang dari Hyundai-LG itu akan diresmikan kurang lebih sekitar April 2024, dan sudah produksi. Sekarang sudah masuk pembangunan pabrik 10 GWh kedua [total 20 GWh,” kata Bahlil beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.