Harga Pertamax Turbo Naik, Pertamax Tetap Ditahan

Harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp17.900/liter dari sebelumnya Rp16.200/liter. Selanjutnya, harga baru Pertamina Dex naik menjadi Rp18.900/liter dari sebelumnya Rp16.500/liter. Sementara itu, harga Dexlite naik menjadi Rp17.800/liter dari sebelumnya Rp15.000/liter.

Ibeth Nurbaiti

3 Agt 2022 - 12.30
A-
A+
Harga Pertamax Turbo Naik, Pertamax Tetap Ditahan

Bisnis, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dengan menaikkan harga Pertamax Turbo dan Dex Series. Harga baru produk BBM nonsubsidi yang mengalami penyesuaian tersebut akan berlaku mulai 3 Agustus 2022.

Untuk wilayah DKI Jakarta atau daerah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) 5 persen, terdapat penyesuaian harga Pertamax Turbo (RON 98) menjadi Rp17.900 per liter dari sebelumnya Rp16.200 per liter. Artinya, harga Pertamax Turbo naik Rp1.700  per liter.

Baca juga: Skenario Terburuk Atasi Lonjakan Subsidi Energi Disiapkan

Selanjutnya, harga baru Pertamina Dex (CN 53) naik menjadi Rp18.900 per liter dari sebelumnya Rp16.500 per liter. Sementara itu, harga Dexlite (CN 51) naik menjadi Rp17.800 per liter dari sebelumnya Rp15.000 per liter.

“Penyesuaian harga BBM Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri [Kepmen] ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum,” demikian isi pengumuman Pertamina dikutip dari laman resminya, Rabu (3/8/2022).

Namun seperti kebijakan Pertamina sebelumnya, Pertamax lagi-lagi tidak masuk dalam daftar BBM nonsubsidi yang harganya disesuaikan. 

Harga Pertamax tetap ditahan di angka Rp12.500 per liter, padahal harga keekonomiannya sudah menembus level Rp17.950 per liter. Artinya, terdapat selisih sekitar Rp5.450 untuk setiap pembelian satu liter Pertamax.

Begitu juga dengan harga Pertalite yang masih dijual Rp7.650 per liter, padahal harga keekonomiannya per Juli 2022 sudah mencapai Rp17.000 per liter sehingga ada selisih harga mencapai Rp9.550 per liter. Hanya saja, untuk Pertalite masih mendapatkan penggantian atau kompensasi dari pemerintah.


Adapun, pada 10 Juli 2022 Pertamina telah menaikkan harga BBM nonsubsidi dan elpiji nonsubsidi jenis Bright Gas, sejalan dengan perkembangan harga minyak dan gas bumi di pasar global yang cenderung tertahan di level tinggi.

“Harga bahan bakar Pertamina telah dirancang sebagai wujud apresiasi dalam memberikan pelayanan prima di SPBU kami. Harga bahan bakar berlaku mulai 10 Juli 2022,” demikian pernyataan resmi Pertamina dalam laman MyPertamina yang dikutip Minggu (10/7/2022).

Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM dan elpiji nonsubsidi tersebut mengikuti perkembangan harga minyak dan gas dunia.

Pada Juni 2022, harga minyak Indonesia atau Indonesian crude price (ICP) senilai US$117,62 atau lebih tinggi 37 persen bila dibandingkan dengan harga pada Januari 2020.

Sementara itu, harga elpiji berdasarkan contract price Aramco (CPA) pada bulan yang sama menyentuh angka 725 metrik ton atau lebih tinggi 13 persen jika dibandingkan harga rata-rata sepanjang tahun lalu.


Irto mengeklaim meskipun ada kebijakan penyesuaian harga BBM dan elpiji nonsubsidi, tetapi harga itu masih terbilang kompetitif bila dibandingkan produk sejenis yang dijual oleh sejumlah perusahaan penyalur BBM dan elpiji di Indonesia.

Baca juga: Menimbang Dampak Kenaikan Harga BBM, Subsidi Jalan Terus?

Selain itu, porsi produk Pertamax Turbo dan Dex Series hanya 5 persen dari total konsumsi BBM nasional, sedangkan porsi produk elpiji nonsubsidi hanya 6 persen dari total komposisi elpiji nasional.

Dalam kesempatan itu, Irto juga memastikan bahwa pemerintah melalui Pertamina terus menjaga daya beli masyarakat dengan menjaga ketersediaan energi dengan harga yang terjangkau. Artinya, Pertamina belum akan melakukan penyesuaikan harga Pertalite, Solar, dan elpiji 3 Kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.