Harus Tegas dengan ODOL

Kebijakan zero ODOL pun akhirnya terkesan hanya garang pada saat konferensi pers, tetapi memble di jalan raya. Faktanya, masih banyak dijumpai truk-truk logistik yang hilir mudik membawa muatan berlebihan dan penggunaan dimensi kendaraan yang tak standar tanpa adanya sanksi.

Redaksi

3 Feb 2023 - 06.00
A-
A+
Harus Tegas dengan ODOL

Truk melintas di ruas tol lingkar luar, Jakarta, Jumat (25/3/2022). Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menegaskan masih mendorong upaya penertiban terhadap ODOL. Bisnis/Suselo Jati

Tiga tahun lalu, pada Februari juga, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di hadapan para jurnalis, dengan percaya diri menyatakan akan melarang total pengoperasian kendaraan yang melebihi dimensi dan muatan alias ODOL (overdimension and overload) mulai 1 Januari 2023.

Konferensi pers itu digelar setelah sang menteri melakukan pertemuan penting soal ODOL dengan para pemangku kepentingan terkait seperti Kementerian PUPR, Korlantas Polri, Kementerian Perindustrian, dan sejumlah asosiasi pengusaha. 

Baca juga: Jalan Kompromi Zero ODOL 2023

Pelarangan operasional ODOL di jalan raya sedianya tak perlu menunggu hingga 3 tahun, tetapi bisa dilakukan lebih cepat atau paling telat pada 2021. Namun, para pengusaha pengguna kendaraan angkutan logistik ‘merengek’. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.