Himperra Dorong Kementerian Khusus Perumahan Atasi Backlog

Dengan adanya kementerian khusus perumahan, maka permasalahan backlog yang mencapai 12,7 juta dapat terselesaikan. Terlebih, pemerintah menargetkan zero backlog pada 2045 mendatang.

Yanita Petriella

30 Nov 2023 - 21.50
A-
A+
Himperra Dorong Kementerian Khusus Perumahan Atasi Backlog

kawasan rumah subsidi. /dok Bisnis

Bisnis, JAKARTA – Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) berharap ketiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang nantinya terpilih untuk memimpin Indonesia pada 2024 hingga 2029 dapat lebih memperhatikan kebutuhan rumah untuk masyarakat.

Himperra mendorong lahirnya kementerian khusus menangani bidang perumahan dan perkotaan.

Ketua Umum Himperra Endang Kawidjaja mengatakan dibutuhkannya kementerian khusus bidang perumahan dan perkotaan agar permasalahan dapat teratasi dengan baik.

Pasalnya, cakupan kebutuhan perumahan kini sudah sangat besar sehingga tidak lagi memadai jika digabung dengan kementerian pekerjaan umum seperti sekarang.
Kendala lainnya, bila masih disatukan juga, mka tidak terpusatnya anggaran untuk pembangunan perumahan rakyat. Hal ini dikarenakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hanya memiliki satu direktorat jenderal yang menangani perumahan.

“Problem-problem di bidang pembangunan perumahan dan permukiman nasional dapat teratasi secara baik dan sistematis, kami usulkan kepada presiden terpilih untuk menghidupkan kembali kementerian perumahan,” ujarnya, Kamis (30/11/2023).

Baca Juga: Menilik Urgensi Pembentukan Kementerian Perumahan Atasi Backlog

Dengan adanya kementerian khusus perumahan, maka permasalahan backlog yang mencapai 12,7 juta dapat terselesaikan. Terlebih, pemerintah menargetkan zero backlog pada 2045 mendatang. 

Adapun saat ini Himperra memiliki sekitar 3.000 anggota pengembang yang siap memberikan usulan yang konstruktif kepada pemerintah. Pencapaian pembangunan rumah subsidi dalam lima tahun terakhir Himperra juga masuk tiga besar secara nasional. 

Selama lima tahun, Himperra telah membangun lebih dari 500.000 unit rumah rakyat. 

Adapun usulan tersebut akan disampaikan Himperra pada kongres atau Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 pada pekan depan. Kongres ini akan dibuka oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan diikuti 300 peserta yang merupakan pengurus dan anggota Himperra dari seluruh Indonesia. 

Kongres ke-2 ini merupakan agenda rutin lima tahunan organisasi yang digelar Dewan Pengurus Pusat (DPP) dengan agenda utama melakukan pemilihan ketua umum baru berikut jajaran kepengurusannya untuk periode 2023-2028.

Himperra juga akan mengundang ketiga paslon capres-cawapres untuk mengisi acara dialog kebangsaan: paparan, gagasan, narasi dan arah pembangunan terkait perumahan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Asteria Desi Kartikasari
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.