Free with Login

Hindari PHK, Industri Tekstil Minta Keringanan Tagihan Listrik

Pelaku industri tekstil dan produk tekstil (TPT) tengah mengajukan keringanan tarif listrik sebesar 30 persen kepada PT PLN (Persero) di tengah isu PHK belasan ribu pegawai.

Widya Islamiati

27 Jun 2023 - 12.51
A-
A+
Hindari PHK, Industri Tekstil Minta Keringanan Tagihan Listrik

Sejumlah karyawan tengah memproduksi pakaian jadi di salah satu pabrik produsen dan eksportir garmen di Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/1/2022). Bisnis/Rachman

Bisnis, JAKARTA - Pelaku industri tekstil dan produk tekstil (TPT) tengah mengajukan keringanan tarif listrik sebesar 30 persen kepada PT PLN (Persero) di tengah isu PHK belasan ribu pegawai.

Bisnis tekstil tengah diimpit oleh permintaan ekspor yang lemah akibat tekanan ekonomi global di Amerika dan Eropa. Alhasil, utilitas pabrik yang turun menjadi 50 persen, membuat pelaku usaha kelimpungan membayar tarif listrik.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Danang Girindrawardana mengatakan usulan tersebut sudah disampaikan kepada Direktur Utama PT PLN (Persero) dan menyampaikannya kepada Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Menurut Danang, pilihan untuk mengkonversi biaya energi merupakan salah satu jalan untuk mempertahankan industri TPT yang sedang oleng saat ini. Di samping mengendalikan gempuran produk tekstil dari luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.