Ibu Kota Pindah, Seperti Apa Wajah Baru Jakarta Mendatang?

Pemerintah tengah bersiap memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Imbasnya, gedung-gedung pemerintahan di DKI Jakarta tersebut akan kosong. Hal ini memang butuh perencanaan yang matang agar gedung pemerintahan di DKI Jakarta tak terbengkalai dan dimanfaatkan secara maksimal pasca ibu kota pindah.

Yanita Petriella

19 Apr 2022 - 18.19
A-
A+
Ibu Kota Pindah, Seperti Apa Wajah Baru Jakarta Mendatang?

Design Kawasan Istana Negara di Kalimantan Timur. /Dok. Bisnis

Bisnis, JAKARTA – Pemerintah tengah bersiap memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. 

Sebagai pusat pemerintahan, nantinya, Presiden, Wakil Presiden, parlemen hingga beberapa Kementerian/Lembaga beserta anggota PNS akan turut serta pindah ke IKN.

Pemerintah pun telah memetakan total jumlah ASN dan kementerian lembaga terkait yang akan dipindahkan secara bertahap ke IKN Nusantara mulai tahun 2024 hingga 2045. Pada proyeksi rencana awal di tahun 2024, pemerintah akan memindahkan sebanyak 1.971 orang ASN yang berasal dari 27 kementerian/lembaga terkait, yang terdiri dari 23 pejabat negara, 888 pejabat pimpinan tinggi (JPT) dan 1.060 jabatan fungsional (JF).

Kemudian juga terdapat 5.716 orang yang terdiri TNI/Polri dan ASN yang masuk ke dalam lingkup pertahanan dan keamanan (hankam) dimana 23 pejabat negara, 785 pejabat pimpinan tinggi dan 4.919 jabatan fungsional juga akan ikut dipindahkan. Dalam skenario yang telah dibuat, terdapat 70 kementerian/lembaga yang akan dipindahkan sampai dengan tahun 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella
company-logo

Lanjutkan Membaca

Ibu Kota Pindah, Seperti Apa Wajah Baru Jakarta Mendatang?

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.