Ide Elon Musk Pasang Tarif Bulanan untuk Pengguna X/Twitter

Elon Musk berencana memonetisasi jejaring sosial X.com atau yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter dengan memasang sejumlah harga per akun.

Leo Dwi Jatmiko

20 Sep 2023 - 13.26
A-
A+
Ide Elon Musk Pasang Tarif Bulanan untuk Pengguna X/Twitter

Elon Musk di Kantor Twitter sebelum menjadi X. /@elonmusk

Bisnis, JAKARTA – Elon Musk, miliader asal Amerika Serikat sekaligus pemilik media sosial X, berencana memonetisasi jejaring sosial X.com atau yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter. Pengguna aplikasi tersebut bakal dikenakan tarif. Alasan Musk untuk membasmi akun bot. 

Akun bot adalah akun yang bekerja secara otomotis atau dibentuk untuk tujuan tertentu.  

Dalam percakapan langsung dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Musk mengatakan perusahaannya “beralih ke pembayaran bulanan yang kecil” untuk penggunaan sistem X. 

Dia menyarankan bahwa perubahan seperti itu diperlukan untuk mengatasi masalah bot di platform.

“Itulah satu-satunya cara yang terpikir oleh saya untuk memerangi pasukan bot dalam jumlah besar,” jelas Musk dikutip dari bisnis.com yang melansir Techcrunch, Selasa (19/6/2023). 

Baca juga: Ramai-Ramai Organisasi RI Naikkan Anggaran untuk Keamanan Siber

Dia menambahkan jika kebijakan tersebut diterapkan, maka platform X akan makin cuan. Sebagai contoh, kata Elon Musk, sebuah bot berharga sepersekian sen, beberapa dolar, atau lebih, biaya efektif dari bot akan sangatlah tinggi. 

Setiap kali pembuat bot ingin membuat bot lain, mereka memerlukan metode pembayaran baru lainnya.

Musk tidak mengatakan berapa biaya pembayaran berlangganan baru, tetapi menggambarkannya sebagai “sejumlah kecil uang.”




Dalam diskusi tersebut, Musk juga membagikan metrik baru untuk X. Dia mencatat bahwa situs tersebut kini memiliki 550 juta pengguna bulanan, yang menghasilkan 100 hingga 200 juta postingan setiap hari. 

Namun, tidak jelas apakah Musk menghitung akun otomatis, yaitu bot baik seperti umpan berita atau bot buruk seperti pengirim spam di antara angka-angka tersebut.

Angka ini juga tidak memungkinkan untuk dibandingkan secara langsung dengan basis pengguna Twitter sebelum Musk, yang dihitung menggunakan metrik khusus yang diciptakan Twitter yang disebut “rata-rata pengguna aktif harian yang dapat dimonetisasi,” atau mDAU. 

Baca juga: Membandingkan Tarif & Kualitas Starlink dengan Operator di RI

Metrik lama ini menunjukkan pengguna di Twitter yang dapat dimonetisasi dengan melihat iklannya. 

Musk tidak menjelaskan secara detail rencananya untuk mengenakan biaya untuk X atau kapan perubahan tersebut akan terjadi. Namun sejak Musk mengambil alih platform tersebut tahun lalu, perusahaan tersebut telah mendorong penggunanya untuk berlangganan produk langganan berbayarnya, X Premium (sebelumnya Twitter Blue). 

Layanan berlangganan $8 per bulan atau $84 per tahun ini menawarkan berbagai fitur seperti kemampuan untuk mengedit postingan, separuh beban iklan, peringkat prioritas dalam pencarian dan percakapan, kemampuan untuk menulis postingan yang lebih panjang, dan banyak lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.