IHSG Dibuka di Zona Hijau, WAPO Jadi Top Gainers Sementara

Saham-saham perbankan masih menjadi favorit investor asing pada perdagangan awal pekan ini.

Lorenzo Anugrah Mahardhika

8 Nov 2021 - 09.27
A-
A+
IHSG Dibuka di Zona Hijau, WAPO Jadi Top Gainers Sementara

Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal perdagangan Senin (8/10/2021).  terpantau dibuka menguat perdagangan hari ini, Senin (8/11/2021). Kapitalisasi pasar terpantau sebesar Rp8.137,25 triliun.

Pada awal perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG menguat di level 6.599,40. Kemudian, indeks acuan tersebut menyentuh level tertingginya di level 6.610,66 pada beberapa menit setelah pembukaan.

Pada pukul 09.19 WIb, IHSG berada di level 6.603,55. Tercatat, sebanyak 233 saham menguat, 223 stagnan, serta 58 diantaranya mengalami pelemahan.

Sejalan dengan gerak IHSG yang menguat, saham PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) pun melaju cukup kencang. Saham emiten tersebut pun menjadi top gainers teratas sementara dengan kenaikan 11,54 persen ke level 290 .

Menyusul dibelakangnya PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) dengan penguatan 9,38 persen, dan PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) dengan kenaikan 8,65 persen.

Di sisi lain, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi pemuncak daftar saham yang dibeli oleh investor asing pada sesi perdagangan hari ini dengan nilai beli bersih sebesar Rp18,8 miliar hingga pukul 09.05 WIB. Kemudian disusul oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan net foreign buy Rp3,1 miliar.

Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga dibeli oleh para investor dengan nilai Rp1 miliar. Sebelumnya, Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang mengungkapkan di awal minggu ini, ada peluang IHSG untuk menguat dengan cukup banyaknya sentimen positif yang lalu-lalang.

Mulai dari penguatan indeks Dow Jones (DJIA) sebesar 0,56 persen, hingga indeks harga saham emiten asal Indonesia yang diperdagangkan di bursa Amerika Serikat I Shares MSCI Indonesia ETF (EIDO) naik 0,86 persen. Sentimen lainnya yaitu naiknya beberapa harga komoditas seperti; minyak naik 3,21 persen, emas naik 1,44 persen, batu bara naik 1,09 persen, nikel naik 1,47 persen dan timah naik 1,56 persen.

Kenaikan harga komoditas tersebut terjadi di tengah turunnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat dengan tenor 10 tahun. Di sisi lain, dia mengungkapkan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga mulai terapresiasi.

“Di awal minggu ini, Senin, ada peluang IHSG untuk menguat didorong cukup banyaknya sentimen positif yang lalu-lalang,”ungkap Edwin dalam publikasi riset dikutip Senin (8/11/2021).

Edwin pun memprediksi IHSG hari ini akan bergerak di rentang 6.528 - 6.623, dan rupiah di rentang Rp14.050 - Rp14.390 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Febrina Ratna Iskana

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.