Indonesia Bakal Jadi Pengguna QR Terbesar di Asean pada 2025

Jumlah pengguna aplikasi pembayaran QR di Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 54% pada 2025, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pengguna QR terbesar di Asia Tenggara.

Arlina Laras

30 Okt 2023 - 16.31
A-
A+
Indonesia Bakal Jadi Pengguna QR Terbesar di Asean pada 2025

Bisnis, JAKARTA — Analis UnaFinancial melaporkan bahwa jumlah pengguna aplikasi pembayaran QR di Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 54% pada 2025, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pengguna QR terbesar di Asia Tenggara.

Hal ini lantaran, Indonesia sendiri angka tersebut tumbuh sebesar 11% setiap bulannya sejak September 2018. Adapun, salah satu alasan utamanya mungkin karena adanya sistem kode QR nasional yang wajib (QRIS) yang diperkenalkan oleh Bank Sentral Indonesia.

“Tercatat pada Juli 2023, jumlah pengguna aplikasi QR di Singapura, Malaysia, dan Indonesia tembus 997.000 pengguna. Namun, pada 2025, jumlah pengguna ini diperkirakan akan meningkat sebesar 78%, mencapai total 1,77 juta orang. Di mana, dari ketiga negara tersebut, Indonesia akan menjadi yang terdepan dengan 865.300 pengguna,” tulis laporan tersebut yang dikutip Bisnis, Senin (30/10/2023).

Baca Juga:

Warna-warni Kinerja Bank Digital di Tengah Bunga Acuan Tinggi

Beda Arah Kinerja Bisnis dan Saham BRI, Simak Rekomendasi Analis

Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia Pengendali Bank

Kinerja Kredit Lesu di Tahun Pemilu yang Lalu, Bagaimana 2024?

Kantong Tebal Bank Mini, Ada Andil Tahun Politik?

Secara rinci, pada Juli 2023, jumlah pengguna kode QR di Indonesia mencapai 562.000 orang. Sementara itu, di Malaysia tembus 338.700 pengguna, dan di Singapura mencapai 96.700 pengguna.

Adapun, Malaysia mengalami peningkatan cepat dalam penggunaan pembayaran QR pada bulan April dan Mei 2020, yang masing bertambah 45.000 dan 118.000 pengguna baru. Hal ini disebabkan oleh pengenalan langkah-langkah karantina terhadap pandemi.

Selanjutnya, di Singapura, perkembangan pembayaran QR berjalan lancar, tanpa pengaruh kuat dari faktor individual. Pertumbuhan bulanan sejak tahun 2018 tetap berada di angka 2,3% rata-rata.

Dengan menggunakan metode perataan eksponensial, para analis telah memprediksi jumlah pengguna kode QR. Jumlah pengguna maksimum di Indonesia, Malaysia, dan Singapura diperkirakan akan mencapai 1,77 juta orang pada tahun 2025.

Dari jumlah tersebut, 122.100 pengguna berasal dari Singapura, 787.500 dari Malaysia, dan 865.300 dari Indonesia. Diperkirakan bahwa dari ketiga negara tersebut, Indonesia akan tetap menjadi yang terdepan dalam hal jumlah pengguna.

Para analis grup tersebut mengomentari bahwa faktor utama di balik tren positif dalam waktu dekat mungkin adalah pengenalan pembayaran lintas batas dengan kode QR.

“Lima negara Asean, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina, telah setuju untuk bekerja sama dalam pembayaran lintas batas menggunakan kode QR atau dompet elektronik,” tulis laporan tersebut.

Bank Negara Malaysia (BNM) dan Otoritas Moneter Singapura atau Monetary Authority of Singapore (MAS) telah meluncurkan sistem pembayaran kode QR lintas batas antara Malaysia dan Singapura pada Maret 2023.

Kemudian, Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Malaysia (BNM) mengumumkan implementasi sistem pembayaran kode QR lintas batas. Peluncuran pembayaran QR antara Indonesia dan Singapura direncanakan sebelum akhir 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.