Free

Indonesia Gandeng Korsel Bangun Sistem Penyediaan Air Bersih IKN

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggandeng Korea Selatan dalam pembangunan sistem air bersih di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Rencananya, pembangunan sistem air bersih konstruksi akan dibangun pada 2024.

Yanita Petriella

16 Nov 2022 - 14.04
A-
A+
Indonesia Gandeng Korsel Bangun Sistem Penyediaan Air Bersih IKN

Presiden Jokowi saat meninjau Bendungan Sepaku di Kaltim

Bisnis, JAKARTA –  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggandeng Korea Selatan dalam pembangunan sistem air bersih di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. 

Rencananya, pembangunan sistem air bersih konstruksi akan dibangun pada 2024. Namun, Kementerian PUPR meminta percepatan proses penyusunan rencana teknis sehingga instalasinya dapat dibangun pada 2023.
  
 “Kami mengapresiasi rencana Korsel untuk berpartisipasi membangun sistem penyediaan air bersih di IKN Nusantara,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (16/11/2022). 
  
 Pemerintah Indonesia menggandeng Korea Selatan untuk membangun infrastruktur hijau. Salah satunya penyediaan air bersih di IKN Nusantara. Kerja sama itu tertuang dalam penandatanganan joint statement on the green initiative di Nusa Dua, Bali pada Senin (14/11/2022).

Penandatanganan ini dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Lingkungan Republik Korea Han Wha Jin sebagai bagian dari perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari MoU pembangunan infrastruktur hijau yang telah ditandatangani pada 15 Maret 2022 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

“Kita sadar tidak mungkin kita bisa menghadapi masalah perubahan iklim sendirian. Kami sangat berterima kasih atas kerja sama Korea Selatan untuk pengembangan infrastruktur hijau ini,” katanya.

Baca Juga: Mengebut Proyek Bendungan Sepaku Semoi yang Airnya Dapat Diminum 

Basuki mengatakan kerja sama infrastruktur hijau ini terdiri dari manajemen sumber daya air dan penyediaan air bersih, konstruksi bangunan efisiensi energi dan kota eco-smart. Termasuk di dalamnya identifikasi dan juga infrastruktur untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Pemerintah Republik Korea dapat terlibat aktif mendukung persiapan hingga pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan diselenggarakan pada 18-24 Mei 2024 di Bali.

Acara ini merupakan tindak lanjut dari penandatangan Framework Agreement 10th World Water Forum pada 10 November 2022, kerjasama Indonesia dengan World Water Council (WWC).

“Kami akan bekerja dengan cermat karena waktu persiapan kurang dari 2 tahun. Kami berharap Republik Korea dapat berpartisipasi aktif membantu kami dalam persiapan ini,” ucapnya.

Keberadaan bendungan ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan air baku dan fungsi pengendali banjir di kawasan IKN Nusantara. Dengan adanya Bendungan Sepaku Semoi penyediaan air baku IKN masih cukup hingga tahun 2030.

Baca Juga: Janji Presiden Jokowi pada Biden CS Dorong Infrastruktur Hijau

Untuk diketahui, Bendungan Sepaku Semoi dibangun untuk mendukung kebutuhan air baku dan pengendalian banjir di IKN. Bendungan yang memiliki luas genangan 280 hektar dan kapasitas tampung 10,6 juta meter kubik ini dapat dioptimalkan dalam penyediaan air baku 2.500 liter per detik dan mereduksi banjir 55 persen.

Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dikerjakan dengan skema kontrak tahun jamak hingga tahun 2023 senilai Rp 556 miliar oleh PT Brantas Abipraya (Perserp), PT Sacna, dan PT Basuki Rahmanta Putra (KSO). Di sisi lain, air dari Bendungan Sepaku Semoi dipastikan dapat langsung diminum oleh masyarakat termasuk yang tinggal di IKN.

Salah satu tujuan dari proyek infrastruktur penyediaan air bersih net-zero di IKN adalah untuk mengembangkan instalasi pengolahan air bersih berkapasitas 600 liter per detik dengan menggunakan air dari Bendungan Sepaku Semoi. 

Adapun proyek infrastruktur air bersih itu terbagi menjadi dua, dimana instalasi 300 liter per detik akan dibangun oleh Pemerintah Indonesia, sedangkan 300 per detik lainnya akan dibangun oleh Pemerintah Korea Selatan melalui K-Water sebagai hibah untuk mendukung pembangunan IKN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.