Indonesia, Negeri Maritim Minim Produksi Kapal

Presiden Joko Widodo sendiri telah memperkenalkan kebijakan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Namun, industri kapalnya masih jauh tertinggal.

Fatkhul Maskur
Oct 7, 2022 - 2:00 AM
A-
A+
Indonesia, Negeri Maritim Minim Produksi Kapal

Persiapan sebelum dilakukan pengujian penembakan Meriam milik KRI Halasan-630 pada 05 September 2022. KRI Halasan-630 merupakan Kapal Cepat Rudal 60m ketiga besutan PT PAL Indonesia. Kapal ini telah di serah-terimakan kepada TNI AL pada tahun 2014. - Foto PT PAL Indonesia

Bisnis, JAKARTA - Presiden Joko Widodo sendiri telah memperkenalkan kebijakan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Namun, industri kapalnya masih jauh tertinggal.

Sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi sebagai negara maritim yang kuat. Dengan sekitar 17.500 pulau dangaris pantai sepanjang 81.000 kilometer, Pemerintah RI menempatkan industri perkapalan sebagai salah satu sektor industri prioritas untuk dikembangkan.

Presiden Joko Widodo telah memperkenalkan kebijakan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia yang diwujudkan dalam lima pilar utama. Salah satu pilarnya adalah komitmen untuk membangun infrastruktur dan konektivitas maritim dengan membangun jalan tol laut, pelabuhan laut, logistik dan industri perkapalan, serta wisata bahari.

“Tugas kita adalah menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang kuat dan mandiri. Untuk itu, perlu sinergi agar bisa merumuskan kebijakan dan langkah konkret pengembangan sektor transportasi dan infrastruktur laut yang memadai,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acaraPengukuhan Ketua Umum dan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Institusi Perkapalan dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Periode 2022-2026 di Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Editor: Fatkhul Maskur
company-logo

Lanjutkan Membaca

Indonesia, Negeri Maritim Minim Produksi Kapal

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ