Ingin Buka Rekening Syariah? Kenali Dulu Perbedaan Akad Mudharabah dan Akad Wadiah

Jika Anda masih belum dapat mengenal tabungan syariah jenis Mudharabah dan Wadiah, di bawah ini kami uraikan penjelasan mengenai keduanya.

Redaksi

28 Feb 2024 - 19.11
A-
A+
Ingin Buka Rekening Syariah? Kenali Dulu Perbedaan Akad Mudharabah dan Akad Wadiah

Bisnis, JAKARTA — Tabungan syariah tentu sudah familiar di telinga kita terutama di kalangan muslim. Namun, masih banyak masyarakat yang belum paham mengenai tabungan syariah ini.

Hal paling mendasar saat ingin membuka tabungan syariah adalah mengenal jenisnya, yakni tabungan mudharabah dan tabungan wadiah.

Bagi Anda yang paham atau memiliki tabungan di bank syariah, tentu mudah untuk mengenal perbedaan dari kedua jenis tabungan tersebut. Akan tetapi, jika Anda masih belum dapat mengenal tabungan syariah jenis Mudharabah dan Wadiah, di bawah ini kami uraikan penjelasan mengenai keduanya.

 

Pengertian Mudharabah dan Wadiah

Menurut prinsip perbankan syariah, tabungan atau akad Mudharabah adalah akad yang mengikat dua pihak dalam bentuk kerja sama antara pihak pertama (shahibul mal) yang menyediakan seluruh modal dan pihak kedua (amil) yang bertindak selaku pengelola dana.

Sifat dari akad Mudharabah adalah kerja sama. Oleh karena itu, akad ini dikategorikan ke dalam 2 jenis, yaitu akad Mudharabah Muthlaqah dan akad Mudharabah Muqayyadah.

Perbedaan keduanya yakni akad Mudharabah Muthlaqah mengizinkan penerima modal secara bebas mengelola dana dan menentukan sendiri usaha untuk dapat memberikan keuntungan, secara hukum islam. Adapun, akad Mudharabah Muqayyadah memberikan batasan kepada nasabah terkait pengelolaan modal.

Sementara itu, akad Wadiah berprinsip penitipan barang atau uang, yakni seorang nasabah yang ingin menabung dengan akad wadiah akan menitipkan sejumlah dananya ke bank. Kemudian simpanan tersebut dapat diambil sewaktu-waktu oleh nasabah.

Seperti halnya akad Mudharabah, akad Wadiah terbagi menjadi dua jenis, yakni Wadiah Yad Dhamanah (pihak yang menerima titipan dapat memanfaatkan titipan tersebut) dan akad Wadiah Yad Amanah (pihak yang menerima titipan tidak boleh memanfaatkan titipan).


 

Perbedaan Akad Mudharabah dan Akad Wadiah

Akad Mudharabah dan akad Wadiah sama-sama memiliki keunggulan. Karakteristik yang terdapat dalam tabungan Mudharabah adalah adanya pembagian keuntungan yang istilahnya dikenal sebagai bagi hasil.

Dalam skema bagi hasil, bank akan menginvestasikan atau mengelola dana dari nasabah ke dalam usaha-usaha yang sesuai syariah. Ketika untung, bank akan membagikan keuntungan kepada nasabah.

Adapun, dalam akad Wadiah tidak terdapat bunga sebagai keuntungan. Namun, karena sifatnya titipan maka nasabah dapat mengambil uang yang dititipkan kapan saja.

Lalu, meskipun tidak terdapat bunga sebagai keuntungan, masih ada cara untuk mendapat keuntungan dalam akad wadiah, yaitu sistem nisbah. Sistem nisbah merupakan sistem bagi hasil antara nasabah dan bank atas pengelolaan tabungan.

Begitulah perbedaan dari akad Mudharabah dan akad Wadiah. Apabila Anda ingin membuka tabungan syariah, hendaknya memilih jenis tabungan yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Misalnya jika hanya butuh tempat menaruh uang, maka yang paling cocok adalah akad Wadiah. Sementara jika yang Anda harapkan adalah penambahan uang, maka jawabannya adalah akad Mudharabah.

(Reporter: Muhammad Fauzan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.