Investasi dan Sosialisasi IKN Jalan Terus

Sejumlah investasi di IKN Nusantara sudah tercatat masuk, persiapan pemindahan Ibu Kota Negara pun berlanjut dengan menggencarkan sosialisasi ke masyarakat.

Redaksi

29 Jan 2024 - 16.04
A-
A+
Investasi dan Sosialisasi IKN Jalan Terus

Ilustrasi aktivitas pembangunan di IKN./Antara

Bisnis, JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mencatat total nilai investasi yang telah masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mencapai Rp47,5 triliun hingga periode Januari 2024.

Kepala OIKN Bambang Susantono menjelaskan total investasi tersebut merupakan akumulasi modal yang telah ditanamkan oleh investor sejak groundbreaking pertama kali pada September 2023 hingga Januari 2024.

"Sekarang ini total investasi publik dan swasta di luar APBN yang kemarin [dibangun] Kementerian PUPR itu sekitar Rp47,5 triliun. Itu hingga groundbreaking yang terakhir, groundbreaking ke-4," jelasnya saat ditemui di sela-sela agenda Nusantara Fair, Jakarta, dikutip Minggu (28/1/2024).

Bambang merinci, dari total investasi Rp47,5 triliun, modal yang telah disuntik oleh investor swasta langsung nilainya hampir mencapai Rp36 triliun.

"Kemudian yang swasta bener Rp35,9 hampir Rp36 triliun, itu yang sudah di groundbreaking dan sekarang sedang berproses," tambahnya.

Di samping itu, OIKN juga menargetkan proses investasi di IKN akan melanjutkan geliatnya di tahun ini.

Tak tanggung-tanggung, Kepala OIKN itu menyebut bahwa target realisasi investasi IKN yang dibidik otorita sepanjang 2024 dapat tembus Rp100 triliun.

"Target 2024 Rp100 triliun investasi. Yang investasi bisa publik dan swasta, publik itu contohnya ada BUMN juga yang akan investasi kemudian ada lembaga yang nonpemerintah," kata Bambang.

Di sisi lain, Bambang juga optimistis bahwa tahun politik tak akan menghambat realisasi investasi yang akan masuk ke IKN. 

"Insya Allah tidak [terpengaruh pemilu]. Jadi, yang masuk lebih dulu kan dapat beberapa privilege. Bisa mencari tempat yang paling bagus kan belum lagi nanti Senin harga naik kan," pungkasnya seraya berkelakar.

Sosialisasi Digencarkan

Masyarakat diharapkan dapat memahami secara utuh pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dan bagaimana pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Untuk itu, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) didukung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan Nusantara Fair 2024 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta pada 26—28 Januari 2024. 

Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Hubungan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Firmananur mengharapkan masyarakat memahami Ibu Kota Nusantara secara utuh, apa yang sudah dan akan dilakukan hingga 2045.

OIKN menggelar sejumlah kegiatan, yang dimulai dengan games dan lomba cosplay bertema karakter Nusantara. Nusantara Fair 2024 dikatakan Firmananur merupakan bagian dari strategi sosialisasi IKN. 

“Ini bagian dari tidak terpisahkan dari seluruh strategi komunikasi, yang kita kembangkan ada berbagai event, salah satunya ini,” katanya.

Baca Juga : Kacau! Pecah Rekor Transaksi Haram Perpajakan 

Potensi Kreativitas Insan Seni 

Sutradara Film Anggy Umbara menyakini jika IKN di Kabupaten Penajam Passer Utara, Provinsi Kalimantan Timur, memiliki banyak potensi untuk menjadi lokasi pembuatan film, baik dari sisi keindahan alam maupun dari sisi mitosnya.

“Sebenarnya banyak potensi di Kalimantan, khususnya IKN, bisa dari cerita-cerita horor seperti kuyang hingga alamnya untuk dijadikan lokasi film,” kata Anggy.

Dengan berbagai potensi ini, Anggi mengaku sangat tertarik membuat film bergenre laga atau action di IKN.

“Saya kalau ada kesempatan ingin membuat film action di IKN karena sudah lama tidak ada film action (lokal) yang bagus. Padahal pada tahun 90-an Indonesia dikenal karena film-film laganya,” tuturnya.

Dia pun mengusulkan agar creative hub berupa taman tematik atau theme park yang akan dibangun di IKN nanti memiliki jiwa Indonesia dengan merangkul talenta-talenta lokal hingga seniman yang mumpuni.

Anggy berharap kreasi para talenta dan artis ini tidak dibatasi agar memberikan hasil atau outcome yang diinginkan.

Baca Juga : Polemik Pajak Hiburan Mulai Membelah Keberpihakan Pemerintah 

Menanggapi Anggy, Tenaga Ahli Bidang Ekonomi Kreatif Sosial Budaya Masyarakat Otorita IKN, Gede Benny Subawa, menyatakan dukungannya.

Dia bahkan meminta Anggy bisa ikut serta menjadi bagian tim yang akan membangun infrastruktur di IKN, berkolaborasi dengan tim yang sudah ada.

“Untuk theme park, saya kira masukan dari Mas Anggy bisa diaplikasikan dengan memanfaatkan konsep dan teknologi canggih yang akan diterapkan. Kita juga butuh SDM kreatif untuk membangun dan mengisi creative hub, misalnya aktifitas apa yang akan dilakukan dan dibutuhkan,” tuturnya.

Meski begitu Gede mengakui jika tantangan dalam membangun Creative Hub ini adalah masih belum banyaknya produk kreatif lokal yang memiiki kualitas setara dengan produk asing dalam skala industri.

“Maka diperlukan sinergi maupun kolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk membangun infrastruktur creative hub dari produk lokal,” katanya.(Alifian Asmaaysi, Rinaldi Azka)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.