Investasi Melesat, Penjajakan dengan VW dan Ford Berlangsung

Realisasi Investasi sepanjang semester I/2022 mencapai Rp584,6 triliun, melonjak 32 persen dari pencapaian periode yang sama tahun lalu. Di samping itu, pemerintah sedang menjajaki peluang investasi di sektor kendaraan listrik dengan Volkswagen dan Ford.

Nindya Aldila
Jul 21, 2022 - 4:18 AM
A-
A+
Investasi Melesat, Penjajakan dengan VW dan Ford Berlangsung

Masterpland Batang Industrial Park (BIP), salah satu proyek kawasan industri di Batang, Jawa Tengah, besutan emiten properti PT Intiland Development Tbk (DILD). /Intiland.

Bisnis, JAKARTA - Di tengah ketidakpastian global, Indonesia masih menjadi magnet investasi bagi investor asing. Kabar baik ini juga ditambah peluang investasi dengan produsen otomotif asal Amerika dan Eropa yang sedang tahap penjajakan. 

Pemulihan ekonomi Indonesia semakin solid setelah realisasi investasi  kuartal II/2022 menunjukkan realisasi yang di luar ekspektasi. Realisasi penanaman modal tercatat Rp282,4 triliun pada kuartal II/2022, melesat 35,5 persen secara tahunan dan tumbuh 7 persen secara kuartalan.

Investor asing masih mendominasi dengan nilai Rp 310,4 triliun atau 53,1 persen dari total realisasi investasi sepanjang semester I/2022 senilai Rp584,6 triliun.

Singapura, China, dan Hong Kong masih menduduki posisi teratas sebagai negara dengan investasi terbesar pada kuartal lalu.

Editor: Nindya Aldila
company-logo

Lanjutkan Membaca

Investasi Melesat, Penjajakan dengan VW dan Ford Berlangsung

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ