Investor Makin Getol Berburu Saham Bank Digital

Saham bank-bank digital cenderung berguguran tahun ini. Namun, hal itu tidak menyurutkan niat dari kalangan investor utama untuk menambah porsi kepemilikan di saham bank digital ini. Faktor apa saja yang mendorong daya tarik mereka?

Emanuel Berkah Caesario
Jun 10, 2022 - 8:50 AM
A-
A+
Investor Makin Getol Berburu Saham Bank Digital

Karyawati menggunakan aplikasi mobile Bank Aladin di Jakarta, Rabu (26/1/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis, JAKARTA — Aksi investasi di bank digital justru makin marak akhir-akhir ini, padahal sentimen di sektor teknologi sedang kurang menguntungkan. Investor ini pun tampaknya tidak mempermasalahkan tren peningkatan biaya promosi bank digital yang terlihat meningkat berlebihan.

Akhir-akhir ini, kalangan startup menjadi sorotan karena komunitas investor tampaknya sudah mulai tidak sabaran dengan startup yang tidak kunjung menghasilkan laba. Arus investasi ke sektor teknologi pun diperkirakan akan tersendat tahun ini akibat sentimen pengetatan moneter bank sentral global.

Kondisi ini menjadikan perusahaan sektor teknologi harus lebih berhati-hati dalam menggunakan uangnya. Aksi promosi berlebihan atau bakar duit untuk menjaring pengguna baru bukanlah langkah yang bijak. Beberapa startup bahkan mulai merampingkan jumlah karyawannya.

Namun, ceritanya justru terlihat berbeda di industri bank digital. Di pasar, sejauh ini saham bank digital memang cederung lesu, sama seperti sektor teknologi pada umumnya. Namun, di kalangan pemegang saham utama, minat investsi untuk membeli atau menambah porsi saham di bank digital masih terlihat meningkat.

Editor: Emanuel Berkah Caesario
company-logo

Lanjutkan Membaca

Investor Makin Getol Berburu Saham Bank Digital

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ