Investor Waspadai Depresiasi Mata Uang Asia

Mata uang Asia tergerus akibat sentimen Bank of Japan yang meneruskan sikap dovish dan data PMI China yang lebih lemah dari ekspektasi.

Nindya Aldila & Jessica Gabriela Soehandoko

31 Okt 2023 - 14.58
A-
A+
Investor Waspadai Depresiasi Mata Uang Asia

Ilustrasi yen Jepang (Antara-Reuters)

Bisnis, JAKARTA - Mata uang Asia tergerus akibat sentimen Bank of Japan yang meneruskan sikap dovish dan data PMI China yang lebih lemah dari ekspektasi. 

Yen melemah sekitar 0,8 persen terhadap dolar AS menjadi 150,25 yen pada perdagangan pada pukul 15.20 di Tokyo. 

Imbal hasil surat utang negara bertenor 10 tahun diperdagangkan di level 0,95 persen, tertinggi dalam satu dekade. Saham-saham Jepang menguat didukung oleh depresiasi mata uang.

Baca juga: 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila
company-logo

Lanjutkan Membaca

Investor Waspadai Depresiasi Mata Uang Asia

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.