IPC Terminal Petikemas Catat Peningkatan Operasional

IPC TPK sebagai operator terminal yang dikelola 100 persen oleh Indonesia, bisa bersaing dengan terminal peti kemas yang berafiliasi internasional.

Ibeth Nurbaiti

29 Nov 2022 - 23.00
A-
A+
IPC Terminal Petikemas Catat Peningkatan Operasional

Kegiatan Bongkar Muat Petikemas di IPC Terminal Petikemas. /Dok. IPC TPK

Bisnis, JAKARTA — Pascapengalihan pemegang saham dari PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) ke Subholding Pelindo Terminal Petikemas, IPC Terminal Petikemas (TPK) mencatatkan peningkatan operasional layanan peti kemas.

Hingga Oktober 2022, anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas ini berhasil meningkatkan layanan peti kemas sebesar 6,13 persen secara year on year dibandingkan dengan kinerja pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, arus peti kemas Indonesia pada kuartal III/2022 juga mengalami peningkatan meskipun hanya 2 persen.

“Peningkatan demi peningkatan terus kami wujudkan demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pelanggan dalam rangka memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan,” ujar David Pandapotan Sirait, Direktur Utama IPC TPK dalam keterangannya, Kamis  (29/11/2022).

Baca juga: Ancaman Resesi dan Kinerja Mentereng IPC Terminal Petikemas

Dengan demikian, imbuhnya, IPC TPK sebagai operator terminal yang dikelola 100 persen oleh Indonesia, bisa bersaing dengan terminal peti kemas yang berafiliasi internasional.

Sepanjang Januari—Oktober 2022, IPC TPK berhasil melayani 2.381.706 TEUs peti kemas, meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 2.244.214 TEUs. Pada pelayanan peti kemas Internasional, IPC TPK juga mencatatkan peningkatan 126,72 persen, sementara pelayanan peti kemas domestik meningkat 101,91 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Hal ini menandakan kinerja operasi IPC TPK mengalami peningkatan secara signifikan,” tutur David.

Baca juga: Berlaku Tahun Depan, Zero ODOL Kembali Hadapi Penundaan

Kendati demikian, upaya peningkatan kinerja IPC TPK terus dilakukan di antaranya dengan memberikan pelayanan yang lebih kepada para pelanggan seperti Berthing on Arrival. Dengan demikian, ketika kapal tiba bisa langsung sandar di terminal selanjutnya dan kapal bisa langsung berlayar tidak lebih dari satu jam setelah selesai bongkar muat sehingga membuat waktu kapal di pelabuhan makin efisien.

Pacu Peluang Ekspor, IPC TPK Layani Rute Langsung Intra Asia Pertiwi dari MSC. Dok. IPC TPK


Hal ini sejalan dengan arahan Arif Suhartono, Direktur Utama Pelindo untuk fokus pada pemangkasan waktu Port Stay dan Cargo Stay di pelabuhan. Dari pelayanan yang baik tersebut, IPC TPK juga dipercaya oleh Shipping Line untuk melayani 10 layanan baru baik feeder maupun pelayaran langsung atau Direct Call.

Tak heran bila sepanjang 2022, pelayanan bongkar muat peti kemas IPC TPK ini mendapatkan 18 penghargaan dari 9 ajang penganugerahan, baik di dalam maupun luar negeri.

Baca juga: Transformasi IPCC Makin Dekat dengan Pelanggan Lewat CCS

Pada awal November 2022, IPC TPK berhasil meraih penghargaan Port Operator of The Year pada ajang Bisnis Indonesia Logistics Awards (BILA) 2022. Penghargaan Internasional juga belum lama ini diraih IPC TPK, dengan memboyong penghargaan Customer Value Creator Port/Terminal of The Year 2022 pada ajang The Sixth Global Ports Forum Awards 2022 yang diselenggarakan di Dubai pada September 2022.

Sebelumnya, David sempat memaparkan sejumlah shipping line baru yang bersandar di IPC TPK, seperti Kaiso Line, Mediterranian Shipping Company (MSC), Meratus Line, Bengal Tiger Line, Gold Star Line, Regional Container Lines (RCL), dan Kalypso Compagnia Di Navigazione (KCN).


Selain itu, untuk pertama kalinya IPC TPK melayani bongkar muat kontainer MV Atlantic Pioneer yang berlayar langsung ke Persian Gulf. Setelah itu, pelayanan direct call dilanjutkan dengan bersandarnya MV MSC Tianshan dengan LOA 334 meter milik pelayaran MSC yang dilayani oleh IPC TPK. 

Kemudian pada Juni 2022 lalu, IPC TPK kembali mencetak rekor baru dengan melayani MV Hammonia Lipsia milik pelayaran KCN yang berlayar langsung menuju dataran Mediterrania (Eropa).

Ke depannya, David mengatakan bahwa IPC TPK akan terus mendorong peningkatan produktivitas terminal melalui digitalisasi sistem operasional dan pelayanan berbasis planning and control untuk mendukung upaya Pelindo dalam mendorong sektor transportasi dan pergudangan. (Dany Saputra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.