Jadwal Muktamar NU Disesuaikan dengan Rencana PPKM Level 3

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menyatakan pelaksanaan Muktamar NU di Lampung akan disesuaikan dengan rencana penerapan PPKM level 3 muali akhir bulan depan.

Redaksi

18 Nov 2021 - 23.53
A-
A+
Jadwal Muktamar NU Disesuaikan dengan Rencana PPKM Level 3

Nahdlatul Ulama./nu.or.id

Bisnis, KEDIRI – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menyatakan akan taat mengikuti aturan pemerintah berkaitan dengan jadwal Muktamar NU yang akan digelar pada 23–25 Desember 2021 di Lampung.

"Saya ikuti pemerintah kalau pun pemerintah memundurkan atau tidak mengeluarkan izin. Katanya mau ada PPKM level 3. Panitia taat pemerintah," kata Said Aqil saat peresmian masjid di Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada Kamis (18/11/2021).

Dia mengemukakan persiapan Muktamar NU belum 100 persen. Masih banyak yang belum diselesaikan termasuk di lokasi Muktamar NU di Provinsi Lampung. "Sekitar 65 persen [persiapan Muktamar NU], masih banyak [yang belum diselesaikan untuk persiapan]. Aula saja belum jadi."

Mengenai sejumlah calon yang santer dikabarkan maju termasuk dukungan dari sejumlah PCNU di Jawa Timur kepada calon lain, dia mengatakan bukan menjadi masalah. "Tidak apa-apa," kata Said Aqil sebagaimana dilansir Antara.

Dia datang ke Kediri, selain untuk menghadiri acara peresmian masjid di IAIT Lirboyo, juga menghadiri acara wisuda di Aula Muktamar, Pondok Pesantren Lirboyo.

Sejumlah nama santer diajukan menjadi calon Ketua Umum PBNU. Calon yang dikabarkan maju adalah KH Said Aqil Siradj yang juga adalah Ketua Umum PBNU saat ini. Dia menegaskan tidak keberatan jika diajukan lagi menjadi calon Ketua Umum PBNU untuk ketiga kalinya.

Nama lainnya adalah KH Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya. Saat ini, Gus Yahya menjadi Katib Aam PBNU.

Nama lain yang juga sempat santer adalah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Muhammad Jusuf Kalla (JK) yang juga diusulkan maju dalam Muktamar NU. Namun, Jusuf Kalla dalam keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa Nahdlatul Ulama itu kebangkitan para ulama, sehingga yang memimpin harus ulama.

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah akan menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia mulai 24 Desember 2021.

Muhadjir mengatakan kebijakan tersebut rencananya berlangsung selama kurang lebih sepekan hingga 2 Januari 2022.

Menurut dia, sudah ada kesepakatan bahwa aturan yang berlaku di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali diseragamkan.

Sedangkan untuk kegiatan Muktamar NU, PBNU berencana menunda penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya digelar pada 23–25 Desember 2021. Pelaksanaan agenda 5 tahunan tersebut rencananya akan mundur menjadi 31 Januari 2022 dengan lokasi rencana tetap di Lampung.

Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol. Hendro Sugiatno meninjau lokasi Muktamar ke-34 NU di Pondok Darussa'adah Mojo Agung Seputih Jaya, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, Kamis ini.

Kapolda mengatakan pihaknya mempunyai tanggung jawab keamanan di wilayah Muktamar NU, karena itu dia ingin melihat tempat-tempat yang digunakan para peserta Muktamar. "Penginapan juga kami cek, bagaimana kondisi dan wilayahnya, agar nantinya saat dibuka sudah siap dari segi keamanan."

Untuk keamanan, lanjutnya, ada juga dari Banser sebanyak 1.500 personel dan Pagar Nusa 500 orang, khusus di Lampung Tengah, yang nantinya dikoordinasikan dengan kepolisian.

"Untuk persiapan keamanan sampai saat ini kita masih mapping pemetaan area, jadi kita belum bisa menyebutkan jumlah yang kita butuhkan. Ini hajat nasional, kita juga memerlukan dukungan dari semua pemangku kepentingan," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Syahran Lubis

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.