Jalan Terjal Mengejar Target Bebas Emisi

Negara seperti Amerika Serikat dan China, serta blok Uni Eropa telah menyiapkan rencana untuk mengejar target bebas emisi. Namun, kendala minimnya investasi, lemahnya komitmen meninggalkan energi fosil, lambatnya implementasi, hingga peperangan telah membuat misi ini makin menantang.

Nindya Aldila
Aug 28, 2022 - 10:51 AM
A-
A+
Jalan Terjal Mengejar Target Bebas Emisi

Ilustrasi pabrik penghasil emisi karbon/Canva

Bisnis, JAKARTA - Negara seperti Amerika Serikat dan China, serta blok Uni Eropa yang merupakan penyumbang emisi terbesar di dunia telah menyiapkan bujet jumbo untuk mencapai target nol bersih atau net zero emission hingga 2050. Namun, ternyata banyak kendala yang melintang.

Berdasarkan data International Energy Agency (IEA) pada 2021, ketiga negara dan kawasan ini menduduki peringkat tiga teratas sebagai produsen emisi karbon.

World Economic Forum dalam situs resminya pada Jumat (26/8/2022), menjelaskan bahwa kapasitas produksi listrik sebanyak dua per tiga berasal dari energi fosil yang kotor seperti batu bara, gas, dan minyak.

Sementara yang bersumber dari bahan baku karbon rendah baru mencapai sepertiga, yang terdiri dari 26 persennya merupakan energi baru terbarukan (EBT) dan sekitar 10 persen berasal dari tenaga nuklir.

Editor: Nindya Aldila
company-logo

Lanjutkan Membaca

Jalan Terjal Mengejar Target Bebas Emisi

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ