Jaminan IPO Jumbo dari Mandiri Sekuritas

Setelah Pertamina Geothermal (PGEO), Mandiri Sekuritas masih akan membawa beberapa perusahaan dengan nilai emisi jumbo untuk melantai di Bursa tahun ini.

Jaffry Prabu Prakoso

25 Feb 2023 - 13.50
A-
A+
Jaminan IPO Jumbo dari Mandiri Sekuritas

Bursa Efek Indonesia. PT Mandiri Sekuritas menyampaikan masih akan membawa beberapa perusahaan dengan nilai emisi jumbo melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun ini. /Bisnis-Arief Hermawan

Bisnis, JAKARTA – PT Mandiri Sekuritas menyampaikan masih akan membawa beberapa perusahaan dengan nilai emisi jumbo melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun ini, setelah PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO).

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengatakan tahun ini merupakan tahun yang baik bagi perusahaan untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO).

"Pipeline IPO di Mandiri Sekuritas lumayan lah. Tahun ini tahun yang bagus untuk IPO," ucap Oki di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/2/2023).


Karyawati mengamati pergerakan harga saham di kantor PT Mandiri Sekuritas di Jakarta. /Bisnis-Arief Hermawan P


Selain PGEO, menurutnya akan ada IPO berkualitas tinggi lagi yang akan dibawa oleh Mandiri Sekuritas. Perusahaan yang akan dibawa IPO tersebut menurut Oki akan datang dari berbagai macam sektor.

Adapun saat dikonfirmasi mengenai IPO emiten tambang Amman Mineral (AMNT) dan perusahaan BUMN lain seperti PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Oki tak menjawab tegas kabar tersebut.

"Selain PGEO ini ada lagi yang akan kami kerjakan. Ini high quality IPO semua, story-nya bagus semua. Berbeda-beda sektornya, tetapi bagus," ujarnya.

Baca juga: Biang Kerok Rencana IPO Pertamina Hulu Energi Belum Terealisasi

Lebih lanjut, Oki menuturkan IPO PGEO menjadi IPO yang sukses karena memiliki kualitas investor yang bagus. Sebagaimana diketahui, PGEO berhasil menggaet investor dari dalam dan luar negeri, termasuk dari Uni Emirat Arab, Masdar.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. Ahmad Yuniarto mengatakan, PGEO berhasil menarik minat investor domestik maupun investor multinasional yang berkualitas untuk berpartisipasi dalam IPO PGEO.  

"Adapun beberapa investor domestik dan multinasional yang turut berpartisipasi dalam IPO PGE antara lain adalah Indonesia Investment Authority [INA] dan Masdar, perusahaan clean energy yang berkantor pusat di United Arab Emirates [UAE]," jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/2/2023).

Baca juga: Saham Pertamina Geothermal (PGEO) Berayun Hari Perdana di Bursa

PGEO menawarkan ke masyarakat sebanyak 10,35 miliar saham biasa atas nama yang mewakili sebesar 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor PGEO dan ditawarkan dengan harga penawaran Rp875 setiap saham.

PGEO telah melaksanakan penawaran umum sejak 20-22 Februari 2023 dan berhasil meraih dana sebesar Rp9,05 triliun.

Lebih lanjut, Perseroan juga mengalokasikan sebanyak-banyaknya sebesar 1,50 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum Perdana Saham atau sebanyak banyaknya 630.398.000 saham untuk Program Opsi Pembelian Saham Kepada Manajemen dan Karyawan Perseroan (Management and Employee Stock Option Program/ MESOP).

Penawaran Umum IPO Perseroan juga mengalami kelebihan permintaan alias oversubscribed hingga 3,81 kali dari porsi pooling, melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal ini merupakan pencapaian yang sangat cerah bagi Perseroan dan sebagai indikator positif tingkat kepercayaan investor kepada PGEO. (Annisa Kurniasari Saumi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.