Janji Manis Keseimbangan Primer

Soal keseimbangan primer, pemerintah seolah tak pernah belajar dari pengalaman. Berulangkali janji dilontarkan, selama itu pula keseimbangan primer APBN berada di teritorial defisit.

Tegar Arief Fadly

24 Okt 2023 - 13.48
A-
A+
Janji Manis Keseimbangan Primer

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pengantar RUU tentang APBN tahun anggaran 2024 beserta nota keuangannya pada rapat Paripurna DPR pembukaan masa persidangan I DPR tahun sidang 2023-2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2023). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Bisnis, JAKARTA - Soal keseimbangan primer, pemerintah seolah tak pernah belajar dari pengalaman. Berulangkali janji dilontarkan, selama itu pula keseimbangan primer berada di teritorial defisit. Parahnya lagi, mimpi manis itu kembali dibangun untuk tahun fiskal 2024 yang sejatinya tak kalah berat dibandingkan dengan warsa-warsa silam.

Dalam Kuliah Umum tentang Kebijakan Fiskal di tengah Konstelasi Ketidakpastian Global yang digelar di Universitas Diponegoro kemarin, Senin (23/10), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menghembuskan angin surga soal keseimbangan primer.

Faktanya, postur fiskal 2024 telah disahkan dan diundangkan melalui Undang-Undang (UU) No. 19/2023 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2024, pada 16 Oktober lalu.

Dalam lampiran UU tersebut, keseimbangan primer diproyeksikan masih defisit senilai Rp25,5 triliun. Akan tetapi, Bendahara Negara dengan amat optimistis keseimbangan primer bisa berada pada jalur positif seiring dengan akselerasi penyehatan fiskal pada tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
company-logo

Lanjutkan Membaca

Janji Manis Keseimbangan Primer

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.