Jasa Marga Terapkan Contraflow di Ruas Tol Jagorawi Arah Jakarta

Jasa Marga memberlakukan contraflow tersebut untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas yang terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Jakarta atas diskresi kepolisian.

Ibeth Nurbaiti

24 Apr 2023 - 17.13
A-
A+
Jasa Marga Terapkan Contraflow di Ruas Tol Jagorawi Arah Jakarta

Ilustrasi kepadatan lalu lintas kendaraan di ruas jalan Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Bisnis, JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memberlakukan contraflow mulai dari kilometer (Km) 21+900 sampai dengan Km 11 +700 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta mulai Senin (24/4/2023) pukul 14.40 WIB.

Marketing and Communication Department Head Jasa Marga Panji Satriya menyebutkan bahwa contraflow tersebut diberlakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas yang terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Jakarta atas diskresi kepolisian. 

“Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi rute perjalanan agar dapat mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku,” kata Panji lewat keterangan resmi, dikutip Senin (24/4/2023). 

Baca juga: Lebaran 2023: Volume Kendaraan di Tol Cipali Terus Meningkat

Selain itu, Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. 

“Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan. Perbaharui informasi lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group melalui call center 24 jam Jasa Marga 14080 atau melalui aplikasi Travoy,” kata Panji.


Untuk diketahui, data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi setidaknya 203.000 kendaraan per hari datang dari arah timur jalan Tol Trans Jawa dan dari arah Bandung menuju Tol Jakarta—Cikampek selama periode arus balik gelombang pertama berlangsung. 

Lebih dari 123 juta orang melaksanakan mudik pada Lebaran tahun ini. Jumlah tersebut meningkat 14,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu mencapai 85,5 juta orang.

Baca juga: Puncak Mudik Lebaran 2023: Pembelian Bensin Melonjak 43 Persen

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyarankan setiap karyawan, termasuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, pegawai BUMN, hingga pegawai swasta untuk meminta cuti tambahan pada periode Lebaran 2023. 

Imbauan tersebut disampaikan Jokowi sebagai upaya untuk mengurai potensi kemacetan saat puncak arus mudik Lebaran 2023 yang diprediksi terjadi pada 24—25 April 2023.  

Baca juga: Tip Mengatasi Stres Saat Terjebak Macet Panjang yang Melelahkan

Menurut Presiden, jika setiap karyawan dapat memperoleh tambahan jatah cuti, maka kemungkinan besar mereka akan memilih untuk menunda perjalanan balik ke Jakarta setelah puncak arus mudik berlangsung.  

“Pemerintah mengajak masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak untuk menghindari puncak arus balik tersebut dengan cara menunda jadwal kembali setelah 26 April 2023. Ketentuan ini berlaku untuk ASN, TNI, Polri, dan BUMN ataupun swasta,” ujarnya Kepala Negara dalam keterangan pers, Senin (24/4/2023). (Nyoman Ary Wahyudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.