Jasa Raharja Santuni Keluarga Korban Kecelakaan Tol Japek KM 58

PT Jasa Raharja memastikan bahwa seluruh keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Primajasa dengan dua kendaraan minibus di ruas KM 58 B, jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Senin (08/04/2024) pagi akan diberi santunan.

Rizqi Rajendra

9 Apr 2024 - 17.46
A-
A+
Jasa Raharja Santuni Keluarga Korban Kecelakaan Tol Japek KM 58

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono menyampaikan keterangan kepada pers, Selasa (9/4/2024). - Foto Bisnis

Bisnis, CIKAMPEK - PT Jasa Raharja memastikan bahwa seluruh keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Primajasa dengan dua kendaraan minibus di ruas KM 58 B, jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Senin (08/04/2024) pagi akan diberi santunan.

Hal tersebut sesuai dengan UU No 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono mengatakan bahwa mengacu Peraturan Menteri Keuangan RI No.16 Tahun 2017, korban meninggal dunia mendapat santunan sebesar Rp50 juta yang diserahkan kepada ahli waris sah.

"Untuk korban luka kami telah menerbitkan jaminan biaya perawatan sebesar maksimal Rp20 juta yang dibayarkan kepada pihak rumah sakit tempat korban dirawat. Sementara untuk korban meninggal dunia, santunan akan diserahkan kepada ahli waris yang sah setelah hasil identifikasi korban selesai untuk mengetahui siapa ahli warisnya,” ujar Rivan dalam keterangannya, dikutip Selasa (9/4/2024).

Dia mengatakan, santunan tersebut merupakan bentuk perlindungan dasar sebagai salah satu wujud kehadiran negara terhadap masyarakat melalui peran Jasa Raharja.

Lebih lanjut Rivan menyampaikan, ada 12 korban meninggal dunia atas kecelakaan yang melibatkan 2 mini bus dan 1 bus penumpang di Tol Japek. Para jenazah tersebut sedang dilakukan proses identifikasi oleh pihak kepolisian melalui Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis).

“Jasa Raharja akan menunggu kepastian identifikasi korban dari Inafis, dan ketika ini sudah dipastikan dari kepolisian, maka kami akan langsung menyerahkan santunannya kepada ahli waris,” ujarnya.

Selain itu, Jasa Raharja juga membuka posko informasi di RSUD Karawang yang secara terbuka akan memberikan informasi terkini, baik terhadap RSUD Karawang, masyarakat yang kehilangan keluarganya, maupun update proses identifikasi korban dari kepolisian.

Jasa Raharja terus mengimbau kepada para pengguna jalan raya agar senantiasa waspada dan berhati-hati selama periode arus mudik maupun arus balik Lebaran 2024 atau Hari Raya Idulfitri 1445 H.

"Masyarakat, khususnya para pemudik yang akan melakukan perjalanan jauh agar mempersiapkan kendaraan dan fisik yang prima. Tetap utamakan keselamatan dengan mematuhi aturan berlalu lintas, dan segera beristirahat jika lelah dan mengantuk," pungkas Rivan.

Di lain sisi, Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, menyampaikan bahwa kepolisian melalui tim Inafis masih terus melakukan proses identifikasi terhadap sejumlah korban yang mengalami luka bakar.

Adapun, satu korban jiwa dari kecelakaan tersebut telah berhasil teridentifikasi dan dilaporkan berdomisili di Jawa Tengah.

“Salah satunya teridentifikasi alamatnya di Kudus, dan kami akan pastikan kembali dengan alamat yang ada. Untuk dua orang korban luka juga sedang dilakukan perawatan di RS Rosela,” ujarnya.

Senada, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy juga menyampaikan bahwa proses identifikasi masih terus dilakukan oleh Tim Inafis Polda Jabar terhadap ke-12 kantong jenazah.

“Dan tentunya kami mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik agar memastikan kendaraan dan fisik dalam kondisi yang fit, sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan,” imbuhnya.

Sebagai informasi,   kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Senin (8/4) sekitar pukul 06.30 WIB di jalur contra flow. Musibah terjadi setelah tiga kendaraan, yakni bus Primajasa dari arah Bandung, dan dua minibus dari arah Jakarta tidak dapat  menghindari tabrakan yang berakibat kedua minibus terbakar di lokasi.

Akibat musibah itu, ada 12 korban meninggal dunia yang masih dalam proses identifikasi di RSUD Karawang. Sementara dua orang luka-luka tengah dalam perawatan di RS Rosela Karawang dan telah mendapat jaminan biaya perawatan dari Jasa Raharja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Fatkhul Maskur

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.