Free

Jatim Larang Masuk Daging Impor

Pemerintah dipersilakan impor daging tetapi dilarang masuk Jatim karena stok sangat cukup untuk menyiapkan kebutuhan daging di seluruh area pasar modern maupun tradisional.

Rustam Agus

2 Mar 2022 - 11.30
A-
A+
Jatim Larang Masuk Daging Impor

Ilustrasi penjualan daging / Bisnis

Bisnis, KEDIRI – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melarang impor daging masuk lantaran sampai saat ini populasi sapi potong di Jatim masih berlimpah.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan populasi sapi potong di daerahnya mencapa 4,93 juta ekor. “Harga di pasar tradisional di Jatim stabil, suplai juga stabil," katanya, tulis Antara, akhir pekan lalu (27/2).

Jika ada kenaikan harga daging sapi di beberapa provinsi lainnya dan kemudian ada opsi dari pemerintah untuk melakukan impor daging, pihaknya mempersilakan. Namun daging impor tersebut tidak diizinkan masuk ke Jatim.

"Silakan kalau pemerintah melakukan impor tapi saya melarang untuk masuk ke Jatim. Insya Allah Jatim sudah sangat cukup untuk menyiapkan kebutuhan daging di seluruh area pasar modern maupun tradisional sampai titik konsumen," jelasnya.

Khofifah mnambahkan stok daging juga dipastikan aman menjelang Lebaran 2022 mengingat populasi sapi potong yang sangat besar di Jatim. "Sama (stok aman) karena kami punya stok sapi potong yang populasinya sangat besar," kata dia.

Saat ini, kenaikan harga daging sapi terjadi di sejumlah daerah. Namun di pasar tradisional wilayah Kota Kediri, harga untuk daging sapi murni sebesar Rp105.000 per kilogram.

Sekjen DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Reynaldi Sarijowan mengharapkan tidak semua pedagang daging melakukan mogok berjualan selama lima hari mulai 28 Februari 2022 karena ada pihak lain yang bisa terdampak seperti penjual bakso dan warteg.

Untuk itu pihaknya akan berkomunikasi dengan pemerintah mengenai rencana intervensi untuk mengatasi melambungnya harga daging. HPP harga daging sapi kini ditetapkan Rp140.000 sedangkan pedagang harus menjual Rp115.000-Rp120.000 per kg sehingga merugi.

Reynaldi berharap stok daging yang ada mencukupi karena konsumsi daging dalam negeri yang tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rustam Agus

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.