Jejak 'Pak Gik' Bangun AKRA & Masuk Klub Elit Juragan Minyak

Soegiarto Adikoesoemo, atau juga dikenal dengan panggilan Pak Gik dikalangan orang terdekat telah berhasil menyandang predikat orang terkaya Indonesia. Keberhasilan tersebut dia tempuh setelah menekuni bisnis bahan kimia hingga minyak. Boleh dibilang bisnis tersebut menjadi warisan berharga.

Asteria Desi Kartikasari

20 Feb 2023 - 18.45
A-
A+
Jejak 'Pak Gik' Bangun AKRA & Masuk Klub Elit Juragan Minyak

Konglomerat Soegiarto Adikoesoemo. (Foto: Wikimedia Commons)

Bisnis, JAKARTA— Nama Soegiarto Adikoesoemo boleh dibilang masuk dalam jajaran klub elit konglomerat Indonesia. Awalnya dikenal sebagai pedagang bahan kimia biasa era 60-an. Setelah menjala berbagai pengalaman dia mampu bawa perusahaan dipandang internasional. 

Dia adalah pendiri Aneka Kimia Raya (AKR). Awal cerita, Soegiarto merupakan importir produk sorbitol dari Roquette, perusahaan nomor satu di dunia, produk tersebut untuk Unilever. 

Kendali Soegiarto terhadap AKR Group hanya sampai 1992. Soegiarto yang kini menjabat presiden komisaris telah memformalkan perusahaan dengan mendirikan Aneka Kimia Raya pada 1977. Hingga, pada 1994, AKR dibawa ke lantai bursa melalui penawaran umum perdana atau initial public offering/IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Nama Aneka Kimia Raya masih disandang dengan singkatan AKR hingga saat ini. Namun kemudian memutuskan dengan julukan baru dengan nama AKR Corporindo pada 23 September 2004. Pada tahun yang sama, AKR diketahui mengakuisisi dua perusahaan sorbitol, PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk di Indonesia dan Khalista (Liuzhou) Chemica Industry Co Ltd di China. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Asteria Desi Kartikasari
company-logo

Lanjutkan Membaca

Jejak 'Pak Gik' Bangun AKRA & Masuk Klub Elit Juragan Minyak

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.