Jelajah Mudik Bisnis Indonesia, Kawal Ekonomi Lebaran

Mudik kali ini digadang-gadang turut memacu roda perekonomian daerah dan nasional lantaran mobilitas masyarakat yang tinggi. Apalagi, 2 tahun sebelumnya mudik dilarang, sehingga dampak signifikan ke perekonomian tak dirasakan.

Emanuel Berkah Caesario

28 Apr 2022 - 10.45
A-
A+
Jelajah Mudik Bisnis Indonesia, Kawal Ekonomi Lebaran

Menparekraf Sandiaga Uno, Menhub Budi Karya Sumadi, Perwakilan Korlantas Polri Kombespol Purwadi Wahyu Anggoro, Presiden Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika (JAG) Hariyadi B. Sukamdani, Director of Operation III Waskita Karya Gunadi, Direktur Bisnis Indonesia Gagaskreasitama Chamdan Purwoko, Direktur Pemasaran dan Penjualan JAG Hery Trianto dan Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Maria Yuliana Benyamin foto bersama disela acara pelepasan tim jelajah lebaran 2022 di Jakarta. Bisnis/Suselo Jati

Bisnis, JAKARTA — Antusiasme masyarakat untuk pulang ke kampung halaman kian menguat setelah pemerintah membolehkan mudik dengan sejumlah syarat. Kebijakan itu juga ditopang oleh fakta bahwa kasus positif Covid-19 makin terkendali serta capaian vaksinasi yang baik.

Mudik kali ini digadang-gadang turut memacu roda perekonomian daerah dan nasional lantaran mobilitas masyarakat yang tinggi. Apalagi, 2 tahun sebelumnya mudik dilarang, sehingga dampak signifikan ke perekonomian tak dirasakan.

Geliat ekonomi mudik tersebut akan kami sajikan melalui reportase Tim Jelajah Lebaran 2022 Bisnis Indonesia. Tim akan menjelajahi dua rute, yakni Jawa-Bali dan Jawa-Sumatra. Jelajah kali ini lebih istimewa karena digelar di tengah antusiasme mudik masyarakat yang sangat tinggi.

Kendati membolehkan mudik, pemerintah tetap mewaspadai berbagai risiko, utamanya ancaman lonjakan kasus positif Covid-19. Pasalnya, gelombang baru pandemi akan menggoyang pemulihan ekonomi yang kini berada dalam tren positif.

Selain risiko kesehatan, pemerintah juga mengantisipasi kemungkinan kemacetan di jalur mudik, problem klasik yang berulang kali terjadi.

Presiden Joko Widodo sebelumnya telah mengimbau agar pemudik dapat berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan di puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 28—30 April 2022.

Apalagi, menurut hasil survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diperkirakan terdapat mobilitas 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor selama arus mudik tahun ini.

Pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan seperti rekayasa lalu lintas melalui aturan ganjil genap, pemberlakuan satu arah, serta larangan truk masuk jalan tol.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan salah satu arahan Presiden adalah agar mudik Lebaran pada tahun ini menjadi aktivitas yang aman dan sehat.

Dia menegaskan kesehatan adalah komponen utama yang harus disikapi agar perjalanan mudik tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas maupun memicu penularan Covid-19. Menurutnya, Kementerian Perhubungan bersama stakeholder terkait telah melakukan mitigasi seperti arahan yang telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Besok [Kamis 28/4] ada aturan ganjil genap, kalau rekayasa lalu lintas sebelumnya dijalankan dengan baik. Kami juga imbau masyarakat mudik lebih awal,” ujar Budi Karya dalam seremoni pelepasan Tim Jelajah Lebaran 2022 Bisnis Indonesia, di halaman Kantor Bisnis Indonesia, Jakarta, Rabu (27/4).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (kedua kanan), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kanan), Director of Operation III PT Waskita Karya Gunadi (kanan), Presiden Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika (JAG) Hariyadi B. Sukamdani (ketiga kiri), Direktur PT Bisnis Indonesia Gagaskreasitama Chamdan Purwoko (kiri) dan Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Jurnalindo Aksara Grafika (JAG) Hery Trianto melepas tim jelajah lebaran 2022 di Jakarta. Bisnis/Suselo Jati

Bukan rahasia umum bahwa animo mudik kian tinggi lantaran dalam 2 tahun sebelumnya aktivitas ini dibatasi. Hampir semua moda transportasi menunjukkan kenaikan aktivitas.

Data sementara Posko Angkutan Lebaran Terpadu tahun 2022 (1433 H) menunjukkan pergerakan penumpang angkutan umum mengalami peningkatan hingga H-6 Lebaran, apabila dibandingkan dengan pada hari biasa.

Kementerian Perhubungan mengungkapkan pemantauan pergerakan penumpang mudik pada tahun ini dilakukan di 111 terminal bus, 16 pelabuhan penyeberangan, 50 bandar udara, 110 pelabuhan laut, dan 13 Daop/Divre.

“Penaikan jumlah penumpang pada hari Selasa atau H-6 kemarin, terjadi di semua moda angkutan. Diprediksi jumlahnya terus meningkat hingga hari puncak mudik 28 April 2022—30 April 2022,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati.

Data sementara menunjukkan jumlah pergerakan penumpang secara kumulatif yang dipantau mulai Senin 25 April 2022 (H-7) hingga H-6, yakni penumpang angkutan jalan (bus) sebanyak 211.130 penumpang, angkutan penyeberangan 151.572 penumpang, angkutan udara 227.011 penumpang, angkutan laut 117.284 penumpang, angkutan kereta api 149.921 penumpang. Total pergerakan penumpang di semua moda angkutan sudah mencapai 856.918 penumpang.

Menurut Kementerian Perhubungan, jika dibandingkan dengan 2019 atau sebelum pandemi (periode H-7 s.d H-6), maka jumlah pergerakan penumpang pada semua moda transportasi pada Lebaran kali ini masih lebih kecil, dengan perbandingan mencapai 57,6 persen.

Sementara itu, untuk pergerakan kendaraan pribadi, berdasarkan data dari Jasa Marga mencatat sebanyak 762.251 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 hingga H-6.

Kasubdit BPKP Ditregident Korlantas Polri Kombes (Pol) Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan uji coba rekayasa lalu lintas yang dilaksanakan di jalur mudik sejak Senin (25/4) sampai Rabu (27/4), berjalan lancar.

Purwadi mengatakan bahwa 23 juta kendaraan roda empat dan 17 juta kendaraan roda dua diprediksi akan melintasi jalan tol maupun jalan nasional. Dia menjelaskan bahwa total kendaraan yang diprediksi melintas itu setara dengan VC ratio sebesar 1,9. Adapun, VC Ratio merupakan rasio perbandingan volume kendaraan dengan kapasitas jalan.

Melalui rekayasa lalu lintas seperti one-way, ganjil-genap, contraflow, dan pembatasan kendaraan barang bersumbu 3, VC ratio diharapkan turun hingga 0,4.

“Jadi, kendaraan bisa jalan dengan kecepatan 40-60 km/jam,” ujarnya.

DUKUNG PARIWISATA

Selain dihadiri Menteri Perhubungan, pelepasan keberangkatan Tim Jelajah Lebaran 2022 Bisnis Indonesia kemarin, Rabu (27/4), juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno.

Sandiaga berharap momentum mudik kali ini juga dapat memacu kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai daerah. Pihaknya sudah meminta berbagai pelaku wisata dan ekonomi kreatif di daerah untuk mempersiapkan diri agar dapat menangkap peluang tersebut.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika (JAG), penerbit Bisnis Indonesia, Hariyadi B. Sukamdani mengatakan Jelajah Lebaran 2022 yang diselenggarakan Bisnis Indonesia akan memberikan informasi terkini seputar pelaksanaan mudik khususnya terkait dengan infrastruktur baik jalan tol, telekomunikasi, logistik hingga pembiayaannya.

Berbagai hal–hal menarik lainnya seputar mudik dan liburan seperti tempat penginapan, objek wisata, layanan perbankan, dan posko mudik sekaligus posko vaksinasi juga akan dikunjungi dan dilaporkan oleh tim jelajah.

(Reporter: Lukas Hendra, Anitana Widya Puspa, Nyoman Ary Wahyudi, Sholahuddin Al Ayyubi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.