Jelang Idulfitri, Omzet Lapak Ayam di Jambi Naik Dua Kali Lipat

Penjualan ayam dan mentok mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dibandingkan dengan kondisi normal jelang Lebaran. Kondisi tersebut jauh berbeda dengan dua Lebaran sebelumnya yang sepi akibat pandemi Covid-19.

Emanuel Berkah Caesario

30 Apr 2022 - 15.44
A-
A+
Jelang Idulfitri, Omzet Lapak Ayam di Jambi Naik Dua Kali Lipat

Pedagang ayam melayani pembeli di pasar Angso Duo, Kota Jambi, Sabtu (30/4). JIBI/Bisnis/Suselo Jati

Bisnis, JAMBI — Suasana Pasar Angso Duo, Kota Jambi, Provinsi Jambi, Sabtu (30/4) begitu riuh. Pembeli hilir mudik menenteng kantung belanjaan berisi macam-macam keperluan untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1443H.

Tak sedikit pula yang menenteng ayam, baik dalam kondisi hidup maupun sudah disembelih. Ayam-ayam tersebut dibeli dari para pedagang yang berjejer di sisi barat pasar, tepatnya di dekat los penjualan daging sapi.

Salah satu di antara mereka adalah Putra.  Lapaknya terlihat lebih besar dibandingkan dengan lapak penjual ayam lainnya di Pasar Angso Duo.

Di dalam kandang berukuran kira-kira 1x2 meter ayam potong dagangannya diletakkan. Di bagian atas kandang, diletakkan sejumlah ayam kampung dan mentok yang diikat kakinya agar tidak kabur.

“Favorit pembeli ini ayam kampung, apalagi sekarang [menjelang Lebaran], baru kemudian ayam merah [ayam potong], dan mentok,” katanya ketika ditemui oleh Tim Jelajah Lebaran 2022 Bisnis Indonesia, Sabtu (30/4).

Satu ekor ayam potong dibanderol dengan harga Rp55.000, sedangkan mentok Rp120.000 per ekor. Khusus untuk ayam kampung, dijual dengan hitungan per kilogram seharga Rp70.000.

Harga tersebut berlaku di seluruh lapak ayam di Pasar Angso Duo. Sebagai catatan, pasar tersebut merupakan pasar terbesar yang ada di Kota Jambi.

Menurut Putra, penjualan ayam dan mentok di lapaknya mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dibandingkan dengan kondisi normal jelang Lebaran. Kondisi tersebut jauh berbeda dengan dua Lebaran sebelumnya yang sepi akibat pandemi Covid-19.

“Sekarang bisa habis 100 ekor dari hari biasa 50 ekor. Kalau dua tahun sebelum ini atau pas Covid-19 ya sepi pas Lebaran seperti hari biasa. Hari biasa ya lebih sepi lagi,” tuturnya.

Pedagang ayam melayani pembeli di pasar Angso Duo, Kota Jambi, Sabtu (30/4). JIBI/Bisnis/Suselo Jati

Hal yang sama diungkapkan oleh Hidayat. Lapaknya mengalami peningkatan penjualan dua kali lipat dibandingkan dengan kondisi normal jelang Lebaran tahun ini.

“Biasanya ya 30 ekor, paling bagus ya 40 ekor. Kalau sekarang bisa lah 60 sampai 80 ekor laku dalam sehari. Ayam kampung semua karena saya memang jualan itu saja,” katanya ketika ditemui oleh Tim Jelajah Lebaran 2022 Bisnis Indonesia.

Hidayat menyebut sebagian besar pembelinya adalah para pelanggan yang memang hampir setiap hari membeli ayam kampung dari dirinya. Bedanya, jumlah yang dibeli jauh lebih banyak dibandingkan dengan hari biasanya atau kondisi normal.

“Langganan, belinya banyak-banyak katanya karena ada saudaranya atau anak-anak datang dari rantau. Mudik semua setelah lama tidak boleh mudik,” ujarnya.

Salah satu pelanggan Hidayat, Wahyuni masih menunggu pesanan ayamnya dibersihkan. Dia membeli lima ekor ayam kampung untuk dimasak menjadi hidangan Lebaran.

Dia membeli ayam sedemikian banyak lantaran sanak saudaranya merayakan Lebaran di rumahnya. Dia juga terlihat menenteng belanjaan lainnya, termasuk daging sapi yang akan diolahnya menjadi rendang.

“Semua pada pulang [kampung], jadi beli banyak, ayam banyak, kelapa banyak, daging juga beli banyak. Jadi lah kami ini berhari rayo,” katanya kepada Tim Jelajah Lebaran 2022 Bisnis Indonesia.

***

Guna memantau kelancaran dan kesiapan infrastruktur saat arus mudik, Bisnis Indonesia kembali menggelar Jelajah Lebaran 2022 setelah absen pada 2020 dan 2021. Jelajah Lebaran 2022 Bisnis Indonesia dilaksanakan pada Rabu (27/4) hingga Rabu (4/5) dengan perjalanan melalui dua rute. 

Pertama, untuk rute Jawa—Bali dilaksanakan dengan menyusuri jalan tol Trans-Jawa dan dilanjutkan menyisir jalur pantai utara (Pantura) menuju Banyuwangi dan dilanjutkan penyeberangan ke Bali. Kedua, untuk rute Sumatra  melalui jalan tol Trans-Sumatra dari Lampung hingga Dumai, Riau.

(Reporter: Rezha Hadyan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.