Jenis-Jenis Asuransi Kecelakaan, Pengertian dan Proses Klaimnya

Asuransi kecelakaan adalah jenis asuransi yang memberikan perlindungan finansial jika tertanggung mengalami cedera atau kematian akibat kecelakaan.

Reporter

2 Apr 2024 - 17.47
A-
A+
Jenis-Jenis Asuransi Kecelakaan, Pengertian dan Proses Klaimnya

Ilustrasi kecelakaan. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Kehidupan kita rentan dengan risiko kerugian akibat kecelakaan. Namun, risiko tersebut dapat diminimalisasi dengan menyiapkan asuransi kecelakaan lebih awal.

Asuransi kecelakaan adalah kategori perlindungan asuransi yang bercakupan luas, baik untuk individu, pemberi kerja, maupun bisnis terhadap kehilangan harta benda, kerusakan, atau tanggung jawab lainnya.

Sederhananya, asuransi kecelakaan merupakan suatu bentuk polis asuransi yang menawarkan pembayaran ketika seseorang mengalami cedera atau kematian akibat kecelakaan.

Asuransi ini biasanya tidak mengkover kecelakaan yang disebabkan kelalaian atau bencana alam. Oleh karena itu, seringkali polisnya mencakup pembatasan, seperti batasan total pembayaran atau pembatasan pembayaran untuk aktivitas yang dianggap berisiko.

 

JENIS-JENIS ASURANSI KECELAKAAN

Melansir laman Investopedia, terdapat beberapa jenis asuransi kecelakaan berdasarkan profil risikonya. Berikut kami rangkum jenis-jenis asuransinya.

Asuransi Pertanggungjawaban Umum

Asuransi ini memberikan perlindungan atas klaim cedera tubuh, kerusakan properti, dan cedera pribadi. Klaim ini seringkali diakibatkan oleh kecelakaan yang terjadi di tempat tertanggung atau akibat operasionalnya. Asuransi ini juga melindungi bisnis dari tuntutan hukum terkait insiden kecelakaan, cacat produk, atau cedera iklan.

Baca Juga:

Intip Ramalan Premi Asuransi Kendaraan Jelang Lebaran 2024

'Teriakan' & Harapan Industri Pada Regulasi Khusus Asuransi Kendaraan Listrik

Bayang-Bayang Inflasi Medis Pemicu Lonjakan Klaim Kesehatan

Biang Kerok Premi Asuransi Unit Linked Makin Keok

Asuransi Mobil

Asuransi mobil menjamin kerusakan pada kendaraan, risiko saat berkendara, serta pihak-pihak yang terdampak akibat kecelakaan.

Asuransi Kompensasi Kerja

Selanjutnya, asuransi kompensasi pekerja yang memberikan manfaat kepada karyawan yang menderita cedera atau penyakit akibat kerja. Asuransi ini mencakup biaya pengobatan, kehilangan gaji, dan biaya rehabilitasi.

Asuransi Pertanggungjawaban Profesional

Asuransi pertanggungjawaban profesional, atau dikenal juga sebagai asuransi kesalahan dan kelalaian (errors & omissions). Asuransi ini melindungi para profesional dari klaim kesalahan atau kelalaian dalam pelayanan mereka. Biasanya asuransi ini digunakan oleh profesi penyedia jasa seperti dokter, pengacara, arsitek, dan lainnya.

Seorang agen asuransi melakukan inspeksi terhadap kerusakan kendaraan dan mengajukan laporan klaim pasca-kecelakaan. Sumber: Canva

Asuransi Kewajiban Produk

Mirip seperti asuransi pertanggungjawaban profesional, asuransi ini melindungi perusahaan terhadap klaim tanggung jawab yang timbul dari cedera atau kerusakan yang disebabkan oleh produk mereka.

Asuransi Pertanggungjawaban Siber

Asuransi pertanggungjawaban siber memberikan perlindungan atas kerugian akibat insiden siber seperti pelanggaran data, peretasan, pemerasan siber, atau gangguan bisnis akibat serangan siber.

Asuransi Pertanggungjawaban Acara

Asuransi ini menawarkan perlindungan atas klaim pertanggungjawaban yang timbul dari sebuah acara seperti konser, konferensi, pernikahan, atau acara olahraga. Selain itu, asuransi ini juga melindungi penyelenggara acara dari potensi tuntutan hukum dan risiko tanggung jawab lainnya dari kejadian yang direncanakan untuk acara tertentu.

Asuransi Pertanggungjawaban Kontraktor

Sama seperti asuransi pertanggungjawaban profesional, asuransi ini melindungi kontraktor dan profesional konstruksi dari klaim tanggung jawab terkait pekerjaan atau proyek konstruksi mereka. Dalam hal ini tidak hanya mencakup cedera tubuh, tetapi juga kerusakan properti, dan risiko lainnya dalam industri konstruksi.

 

PROSES KLAIM ASURANSI KECELAKAAN

Polis asuransi kecelakaan memiliki pembayaran yang bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan cederanya. Perlindungan asuransi kecelakaan dimulai ketika pemegang polis membeli polis asuransi kecelakaan dari perusahaan atau penyedia asuransi.

Polis tersebut menguraikan syarat-syarat, batas pertanggungan, premi, dan pengecualian apa pun yang spesifik untuk jenis asuransi kecelakaan yang dibeli.

Pemegang polis membayar premi rutin (biasanya bulanan atau tahunan). Besaran premi didasarkan pada berbagai faktor, seperti tingkat pertanggungan, profil risiko tertanggung, dan kemungkinan kerugian.

Perlindungan asuransi kecelakaan berlaku dalam jangka waktu tertentu dan dapat diperpanjang pada saat habis masa berlakunya, jika pemegang polis tetap membayar premi.

Apabila suatu peristiwa yang ditanggung terjadi selama masa polis, maka pemegang polis dapat mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi.

Pemegang polis dapat menghubungi perusahaan asuransinya untuk memulai proses klaim dan harus memberikan informasi dan dokumentasi yang diperlukan terkait dengan klaim kerugian atau tanggung jawab.

Kemudian, perusahaan asuransi meninjau klaim untuk menentukan validitasnya dan apakah klaim tersebut termasuk dalam cakupan polis.

Jika klaim dianggap sah dan masuk dalam cakupan polis, maka perusahaan asuransi akan segera membayarkan ganti rugi atau manfaat yang telah disepakati kepada pihak yang terkena dampak. Jumlah yang dibayarkan akan sesuai dengan batas pertanggungan polis.

(Reporter: Muhammad Fauzan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.