Free

Jokowi Groundbreaking Proyek Sekolah Al Azhar Summarecon Nusantara

Fasilitas pendidikan sangat dibutuhkan oleh IKN baik di tingkat SD, SMP, SMA dan seterusnya.

Alifian Asmaaysi & Yanita Petriella

4 Jun 2024 - 18.13
A-
A+
Jokowi Groundbreaking Proyek Sekolah Al Azhar Summarecon Nusantara

Presiden Jokowi groundbreaking proyek Summarecon di IKN

Bisnis, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking proyek pembangunan PT Summarecon Agung Tbk berupa sekolah islam Al Azhar Summarecon di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur. 

Jokowi menekankan fasilitas pendidikan sangat diperlukan di IKN ke depannya. Pihaknya menyambut baik dibangunnya sekolah Islam Al Azhar Summarecon di Nusantara. Hal ini karena karena fasilitas pendidikan sangat dibutuhkan oleh IKN baik di tingkat SD, SMP, SMA dan seterusnya. 

“Dengan masuknya sekolah Al Azhar akan membuat investasi di Ibu Kota Nusantara semakin banyak,” ujarnya dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (4/6/2024). 

Sekolah ini menempati lahan seluas 2,9 hektare yang lokasi berada di sub zona Sarana Pelayanan Umum (SPU) 1. Nantinya, sekolah Al Azhar Summarecon Nusantara memiliki jenjang pendidikan dari SD, SMP, hingga SMA. 

Sekolah ini juga akan menjadi bangunan modern berwawasan lingkungan yang nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga, laboratorium dan gedung serbaguna. 

Bangunan sekolah mengambil konsep rumah panggung dengan interior bangunan. Selain itu, mengusung konsep keberlanjutan dimana menghadirkan berbagai elemen alam seperti batu, air dan pepohonan yang berfungsi sebagai pendinginan pasif bagi bangunan sehingga kegiatan belajar mengajar akan semakin nyaman. 

“Saya senang bahwa bangunan sekolah dirancang dan didesain dengan sangat baik. Rumah panggung dengan elemen-elemen yang menyatu dengan lingkungan artinya bahwa sekolah ini sudah membentuk karakter anak sejak dini yang dekat dengan lingkungan dan agama,” kata Jokowi. 

Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengundang investor untuk masuk di IKN. Saat ini untuk menuju IKN dari Balikpapan membutuhkan waktu dua jam lebih. Namun pada akhir Juli atau awal Agustus 2024 nanti diperkirakan tol dan bandara sudah selesai dibangun sehingga kan mempercepat waktu tempuh ke IKN.

“Kalau nanti bulan Juli atau awal Agustus tol sudah jadi, dari Balikpapan langsung lurus menuju ke IKN hanya diperlukan waktu kurang lebih 30 menit hingga 40 menit. Apalagi nanti akhir Juli atau awal Agustus airport di IKN telah selesai dan bisa didarati oleh pesawat komersial. Ini akan lebih mendekatkan lagi Nusantara dengan bapak ibu sekalian,” ucapnya. 

Menurutnya, investasi di IKN adalah membeli masa depan. Selain itu tanah di IKN saat ini masih Rp400.000 hingga 800.000 per meter persegi. Harga tanah di IKN diproyeksikann bisa mengalami kenaikan dengan cepat apabila permintaan semakin meningkat.

“Jadi kalau memang berminat sebagai pengontrak, langsung berbicara dengan Menteri PU. Ada Pak Wamen ATR/BPN yang sekarang menjadi Wakil Kepala Otorita Pak Raja Juli untuk bisa segera mendapatkan lahan di Nusantara,” tutur Jokowi.

Baca Juga: Tancap Gas Gaet Investasi dan Pembangunan IKN Meski Nakhoda Otorita Berganti


Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Adrianto P. Adhi menuturkan kehadiran Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara merupakan bentuk dukungan Summarecon terhadap program pemerintah khususnya dalam pembangunan IKN. Hal ini juga sekaligus merupakan komitmen Summarecon untuk memajukan dunia pendidikan Tanah Air. 

“Kenapa Al-Azhar? Karena kami sudah membina hubungan baik sejak di Summarecon Bekasi. Ini menunjukkan kami Summarecon peduli dengan sektor pendidikan dan kami bangga bawa dan bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Azhar di IKN,” terangnya. 

Sekolah islam Al-Azhar ini akan memberikan pengalaman belajar di tengah-tengah hijaunya Ibu Kota Nusantara juga diwujudkan melalui hadirnya amphitheater di ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan di luar ruang kelas. Selain itu, di kawasan ini juga akan dibangun Masjid Al Azhar Summarecon Nusantara yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum di IKN.

Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara yang menjadi sekolah ke-5 yang dibangun oleh SMRA. Adapun Summarecon merogoh kocek investasi senilai Rp200 miliar untuk membangun sekolah Islam Al-Azhar di IKN. Setelah groundbreaking, progres penyelesaian Al-Azhar dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana Badan Otorita IKN.

Rencananya, kegiatan belajar mengajar di sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara akan dimulai pada tahun ajaran 2025/2026. Setelah itu, pembangunan tahap 2 segera dimulai untuk memulai kegiatan belajar mengajar di tahun 2026/2027.

Adrianto berpendapat perusahaan akan selalu berjalan beriringan dengan program pemerintah. Dia berharap dengan adanya kepemimpinan baru di OIKN dapat mengintegrasikan segala ketentuan dan kebijakan menjadi satu atap sehingga berbagai potensi kendala yang dihadapi oleh Investor dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif. Dengan adanya perbaikan di berbagai kebijakan, diharapkan dapat membuat investor lain akan semakin yakin untuk berinvestasi di IKN. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.