Jokowi Kantongi Investasi Rp7 Triliun dari Brunei untuk IKN

Presiden Joko Widodo membawa oleh-oleh komitmen investasi setara Rp7 triliun dari Konsorsium Investor Brunei Darussalam.

Redaksi

15 Jan 2024 - 15.57
A-
A+
Jokowi Kantongi Investasi Rp7 Triliun dari Brunei untuk IKN

Presiden Joko Widodo saat menyampaikan outlook ekonomi 2024./Bisnis

Bisnis, JAKARTA - Sepulangnya dari Brunei Darussalam, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengantongi investasi US$300 juta- 450 juta atau sekitar Rp7 triliun dari konsorsium investor untuk pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).

Komitmen investasi dari pengusaha Brunei itu diraih dari hasil kunjungan Jokowi ke Brunei Darussalam. Komitmen investasi tersebut disampaikan Pangeran Anak Putri Hajjah Amal Rakiah, adik Sultan Hassanal Bolkiah, saat memimpin delegasi investor menemui Presiden Jokowi di Assaara Guest House di Bandar Seri Begawan pada Sabtu (13/1).

Menurut pernyataan tertulis KBRI BSB di Jakarta, Minggu (14/1/2024), Duta Besar RI untuk Brunei, Achmad Ubaedillah mengatakan komitmen investasi tertulis di IKN diserahkan Putri Amal Rakiah kepada Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, disaksikan Presiden Jokowi.

Terkait komitmen investasi di IKN, Perusahaan Ryada Holding Investment Group selaku Konsorsium Investasi telah menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk dua proyek perumahan senilai Rp4-7 triliun.

Setelah Pertemuan dilakukan penyerahan letter of interest oleh Konsorsium investor, yang dilakukan oleh Putri Amal Rakiah kepada Kepala OIKN, Bambang Susantono.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga memaparkan potensi investasi dan rencana pemerintah dalam membangun IKN.

Baca Juga : Jokowi Promosikan IKN kepada Pengusaha Brunei, Siapkan "Insentif Spesial" untuk Investor 

“Saya ingin bercerita mengenai Ibu Kota Nusantara. Ini adalah agenda strategis Indonesia dan bagian dari misi Indonesia Emas 2045 yang telah disetujui oleh parlemen, dibuat undang-undangnya yang disetujui 93 persen suara,” ujar Presiden. 

Jokowi menyampaikan progres pembangunan inti IKN telah mencapai 70 persen dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2024. Selain itu, saat ini juga telah banyak investasi yang masuk dan memulai pembangunan infrastruktur yang ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking.

“Ada 13 yang telah groundbreaking, baik berupa rumah sakit ada 3 rumah sakit, ada 5 hotel, dan ada 2 mal, ada training center untuk sepak bola, juga ada transportasi hijau, dan juga termasuk Nusantara Superblock di kawasan terintegrasi dengan hotel bintang lima, tempat hiburan, dan pusat perbelanjaan,” ungkapnya.

Presiden pun berharap para pengusaha asal Brunei Darussalam dapat merealisasikan minatnya untuk berinvestasi di IKN. Dia menyebut bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah insentif bagi para investor di IKN baik berupa super tax deduction, tax holiday, hingga pembebasan bea masuk.

“Saya berharap minat investasi dari Your Highness dapat segera direalisasikan. Terima kasih,” pungkasnya.

Baca Juga : Taiwan Jadi Pemantik Letupan Konflik AS-China

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, Otorita IKN (OIKN), Silvia Halim yang mengonfirmasi saat ini pembangunan sejumlah infrastruktur tahap 1 telah mencapai 70%.

"Pada dasarnya seluruh progres pembangunan IKN, KIPP 1A yang memang ditarget untuk siap operasional Agustus 2024 sudah mencapai 70 persen. Ini terdiri dari infrastruktur dasar seperti jalanan, drainase, air minum, kantor-kantor pemerintah, dan juga rusun ASN," jelas Silvia.

Di samping itu, sebanyak 28 gedung dan hunian yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) maupun non-APBN juga ditargetkan mulai dapat difungsionalkan pada Juni 2024.

Beberapa contoh di antaranya yakni, Istana Presiden, gedung kantor Kemensetneg, Kemenko Polhukam, Kemenko PMK, Kemenko Marves, Kemenko Ekonomi hingga Bank Indonesia.

Kemudian, sejumlah proyek investasi swasta yang juga dibidik rampung pada Juni 2024 yakni proyek Nusantara Superblok yang terdiri dari mall dan apartemen, Hotel Nusantara, Hotel Pakuwon, BSH Mandiri, hingga Training Center PSSI.(Alifian Asmaaysi, Fitri Sartina Dewi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.