Free

Jokowi & Xi Jinping Pantau Uji Coba Kereta Cepat Jakarta Bandung

Hari ini, Presiden Joko Widodo bersama dengan Presiden China Xi Jinping akan memantau uji coba dinamis Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) sepanjang 16 kilometer (km) dari Tegalluar ke Kopo. Dijadwalkan pemantauan secara virtual uji coba KCJB pada sela-sela pertemuan

Yanita Petriella

16 Nov 2022 - 16.30
A-
A+
Jokowi & Xi Jinping Pantau Uji Coba Kereta Cepat Jakarta Bandung

Presiden Joko Widodo sangat meninjau proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung

Bisnis, JAKARTA – Hari ini, Presiden Joko Widodo bersama dengan Presiden China Xi Jinping akan memantau uji coba dinamis Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) sepanjang 16 kilometer (km) dari Tegalluar ke Kopo. Dijadwalkan pemantauan secara virtual uji coba KCJB pada sela-sela pertemuan bilateral hari ini, pukul 17.00 WITA.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan proyek kereta cepat pertama di Asia Tenggara yang digarap oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), perusahaan patungan antara konsorsium BUMN melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan konsorsium perusahaan perkeretaapian Tiongkok melalui Beijing Yawan HSR Co.Ltd.

PSBI berisikan PT Wijaya Karya Tbk. (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Jasa Marga Tbk. (Persero), dan PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero). PSBI memegang 60 persen saham KCIC, sementara Beijing Yawan sebesar 40 persen. 

Mengutip laman resmi KCIC, Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan menggunakan generasi terbaru CR400AF. Memiliki panjang trase 142,3 kilometer (km) yang terbentang dari Jakarta hingga Bandung. Kereta Cepat Jakarta-Bandung memiliki empat stasiun pemberhentian, yakni Halim, Karawang, Padalarang, Tegalluar dengan satu depo yang berlokasi di Tegalluar. Setiap stasiun akan terintegrasi dengan moda transportasi massal di setiap wilayah.

Dari total panjang trase kereta cepat, lebih dari 80 km di antaranya memiliki struktur elevated sedangkan sisanya berupa 13 tunnel dan subgrade. 

Berdasarkan catatan Bisnis, proyek Kereta Cepat memulai konstruksi pada 2016 dan ditargetkan rampung pada 2018. Namun, berbagai tantangan konstruksi dan pembebasan lahan membuat proyek molor hingga target diundur beberapa kali menjadi 2019 hingga terakhir pada Juni 2023. Sampai dengan pekan kedua Oktober 2022, progres fisik proyek tersebut sudah berjalan 79,51 persen dan progres investasi 90,60 persen. 

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung semula membutuhkan nilai investasi sebesar US$6,071 miliar. Setelah proyek molor dan menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan bahwa adanya cost overrun proyek senilai US$1,449 miliar atau sekitar Rp21 triliun. 

PT KAI yang saat ini menjadi pimpinan konsorsium PSBI, tengah menantikan suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp3,2 triliun untuk merampungkan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Jodi Mahardi mengatakan kedua pimpinan negara akan terhubungan melalui video conference antara Nusa Dua dengan Stasiun KCJB Tegalluar.

“Acara uji coba operasional direncanakan akan diselenggarakan pada pukul 17.00 WITA hari ini dalam rangkaian Pertemuan Bilateral RI dan RRT melalui sambungan video conference antara Nusa Dua dgn Stasiun Tegal Luar,” ujar Jodi kepada Bisnis.com, Rabu (16/11/2022).

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan uji coba dinamis kereta inspeksi akan dilakukan dengan kecepatan terbatas yakni hanya 80 kilometer (km) per jam pada jarak sepanjang 16 km dari Tegalluar ke Kopo. Uji coba dinamis akan dioperasikan dengan skema isolation Automatic Train Protection.

“Penumpangnya adalah petugas dan operator serta teknisi kereta,” katanya. 

Menurutnya, proyek ini memiliki dampak yang besar karena sangat disoroti oleh Xi Jinping. Hal itu lantaran KCJB merupakan proyek yang termasuk dalam program One Belt One Road (OBOR), yang diusung oleh Negeri Tirai Bambu terseb­­­ut. Proyek ini sangat diperhatikan oleh Presiden Xi Jinping karena merupakan bagian dari inisiasi OBOR pertama kali. 

“Jadi, secara magnitude ini sangat kuat, dan beliau [Xi] menjadikan proyek ini percontohan bagi program OBOR di negara-negara lain,” ucapnya. 


Baca Juga: Mengintip Prospek Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung

One Belt One Road, atau Belt and Road Initiative China, merupakan proyek skala besar dari China yang mencerminkan ambisi negara tersebut untuk membangkitkan kejayaannya di masa lalu. Lewat proyek tersebut, China ingin menguasai jalur maritim dunia.

Selain menjadi proyek Indonesia-China yang paling disorot, proyek tersebut akan dipantau pertama kali secara langsung oleh Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping secara langsung melalui video conference, yang disiarkan secara real time dari lokasi uji coba dinamis.

Pada sisi kesiapannya, Dwiyana mengeklaim bahwa perwakilan China menilai kesiapan proyek Kereta Cepat sudah berjalan dengan baik. Teranyar, hingga pertengahan Oktober 2022, progres fisik kereta peluru itu sudah mencapai 79,51 persen, sedangkan progres investasi sudah mencapai 90,60 persen.

Terkait dengan prasarananya, progres pembangunan Stasiun Halim sudah berjalan 69,44 persen, Stasiun Karawang 65,99 persen, Stasiun Padalarang 9,75 persen, Stasiun Tegalluar 81,77 persen, dan Depo Tegalluar 52,65 persen.

“Pak Jokowi selama ini sudah tiga kali mengunjungi proyek KCJB. Beliau sangat memperhatikan agar proyak bisa diselesaikan. Untuk Presiden Xi Jinping, ini secara langsung [melalui live streaming] pertama kali,” tuturnya. 

Untuk diketahui, uji coba dinamis akan dilaksanakan dengan menggunakan kereta inspeksi atau Comprehensive Inspection Train (CIT). Rangkaian kereta atau trainset CIT sebelumnya sudah masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok pada awal September 2022.

Lokasi CIT kini sudah ada di Depo Stasiun KCJB Tegalluar, Jawa Barat. Uji coba dinamis kereta itu akan disiarkan secara real time dari Tegalluar untuk disaksikan di Bali pada pertemuan bilateral Indonesia dan China. (Dany Saputra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.