Jurus Pamerindo Dorong Industri Hijau Kurangi Polusi Plastik

Plastik dan karet merupakan sumber daya berkelanjutan yang memiliki dampak signifikan terhadap keberlangsungan berbagai industri, termasuk otomotif, elektronik, konstruksi, dan lain-lain.

Yanita Petriella

5 Nov 2023 - 18.18
A-
A+
Jurus Pamerindo Dorong Industri Hijau Kurangi Polusi Plastik

Ilustrasi sampah plastik

Bisnis, JAKARTA – Pamerindo Indonesia menargetkan 12.000 pengunjung dari pagelaran pameran Plastics & Rubber Indonesia (PRI) yang diselenggarakan mulai tanggal 15 hingga 18 November 2023 di Jakarta International Expo Kemayoran (JIExpo). Pameran ke-34 ini akan berfokus pada peran industri plastik dan karet dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor manufaktur, serta berbagai inisiatif yang selaras dengan implementasi industri hijau.

Event Director PT Pamerindo Indonesia Meysia Stephannie mengatakan plastik dan karet merupakan sumber daya berkelanjutan yang memiliki dampak signifikan terhadap keberlangsungan berbagai industri, termasuk otomotif, elektronik, konstruksi, dan lain-lain. 

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sektor manufaktur pada kuartal II 2023 berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 18,25 persen. 

Lansiran hasil laporan Bappenas menyebut, di periode yang sama realisasi investasi sektor karet dan plastik mencapai Rp3.7 triliun atau tumbuh 18,6 persen (Year-on-Year/YoY) dari kuartal kedua tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,98 triliun. Lonjakan ini diperkirakan karena adanya investasi baru dan ekspansi pabrik-pabrik kendaraan bermotor di Indonesia. Nantinya akan terdapat 300 eksibitor akan berpartisipasi dalam Plastics & Rubber Indonesia 2023. 

“Kami selalu antusias untuk menyediakan informasi terkini secara ekstensif seputar industri, mencakup mesin, peralatan, produk inovatif, dan lain-lain. Pameran Plastics & Rubber Indonesia telah menjadi tolak ukur utama dan referensi utama bagi para pelaku industri, terutama di sektor plastik dan karet, serta pemangku kepentingan dari sektor terkait lainnya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (5/11/2023). 

Baca Juga: Taktik Indonesia Mengatasi Polusi Plastik

Dalam event ini akan menyajikan sistem otomasi, perangkat lunak dan peralatan canggih, bahan baku, serta mesin pengolahan yang dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan energi.

Dengan fasilitas daur ulang yang berkembang pesat dan teknologi inovatif, Indonesia secara aktif memerangi pencemaran plastik. Melalui upaya bersama, Indonesia mengubah bahan plastik tidak terpakai menjadi sumber daya baru yang memiliki manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Hal tersebut akan mendorong penerapan ekonomi sirkular. Komitmen ini tidak hanya berdampak pada lingkungan tetapi juga akan menciptakan peluang ekonomi baru dan masa depan Indonesia yang lebih bersih dan hijau.

“Guna mendorong realisasi tersebut, kai kembali menghadirkan Circular Economy Zone untuk menampilkan teknologi daur ulang terbaru dan tren pasar terkini. Kami ingin memberikan acara yang komprehensif, yang memungkinkan seluruh partisipan tidak hanya akan mendapatkan beragam wawasan pasar, melainkan juga akses ke pakar-pakar industri dan peluang memperluas network,” tuturnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.